Farid Hardja

Nama :
Farid Hardja
 
Lahir :
Sukabumi, Jawa Barat, 1950
 
Wafat :
27 Desember 1998
 
Diskografi :
Farid Bani Adam :
Karmila (Jackson Records, 1977),
Special Edition (Jackson Records, 1977),
New Bani Adam (Musica Studios, 1978 ),
Tinggal Bersama (Original Soundtrack, Musica Studios, 1978),
Pohon Cinta  (Nusantara Records, 1979),
Asmara (Virgo Ramayana Record, 1979),
Tangis dalam Senyum (Virgo Ramayana Record, 1980),
Majalah Femina (Virgo Ramayana Record, 1980),
Lagu Terbaik Farid Bani Adam  (Jackson Records, 1981),
Terbuka Tirai Jendela Cintaku (Jackson Records, 1982)
 
Farid Hardja :
Bercinta di Udara (RCA, 1983)
Jakarta Sayang, Jakarta Malang (WAA/Purnama Record, 1983),
Tragedi/Korban Marijuana (RCA, 1984),
17 Tahun ke Atas (RCA, 1985),
Superstar Jagorawi (RCA, 1985)
La Fender (Sokha, 1986),
Irama Sofy Sofy (Sokha, 1986),
Jangan Menangis (RCA, 1986),
Kacamata Memburu Cintrak (RCA, 1987),
Timur Tengah (RCA, 1987),
Kacamata/Rockn’roll ’87
 (RCA, 1987),
S.O.S (Metrotama,1990),
Demam Disco (Art Record/Union Artist, 1990),
Nonstop Mega Discomix (Blackboard, 1994),
Cinta Damai  (MSC Record, 1996),
Varia Bengawan Solo (Gema Nada Pertiwi, 1996),
Opera Anoman (PT Aquarius Musikindo, 1997),
It’s Now or Never  (Life Records, 1997),
Musik Masak (Elang Mustika, 1998),
Partai Sembako  (Calista 2000, 1999),
Obat Cinta (Calista 2000, 1999),
Very Best Of Farid Hardja (Gema Nada Pertiwi, 2004)
 
Album Duet :
1,2,3/Tangan Baja – Bersama Achmad Albar (Varia Nada Utama, 1984),
Sop Dihidangkan – Bersama Gito Rollies (Sokha, 1986),
Asmara Ilala – Bersama Euis Darliah (Blackboard, 1988),
Ini Rindu – Bersama Lucky Resha (Metrotama, 1991),
Romantika D’Amour – Bersama Lucky Resha (Metrotama, 1992),
Selamat Datang Asmara – Bersama Endang S.Taurina (Metrotama, 1993),
Ayam – Bersama Trio FAM /Farid Hardja, Anis Marsella, dan Merry Andani (Metrotama, 1994)
Cut Cut Cut – Bersama Barbie (Calista 2000, 1999),
Di,di..hi,di.Da,da, da,ha – Bersama Non Block
 
Album Lain :
Album singel Nicky Astria, “Cinta Di Kota Tua” menyanyikan lagu “Jauh Dimata Dekat Dihati” dan “Bersama Lagi” duet dengan Freddy Tamaela(1989),
Metamorfosa Farid Hardja (1950-1998)
 
Filmografi :
Tante Sundari (1977),
 Bandit Pungli (1977),
 Sayang Sayangku Sayang (1978),
Ini Rindu (1991)


Penyanyi
Farid Hardja
 
 
Lahir di Sukabumi, Jawa Barat, tahun 1950. Penyanyi yang awalnya dikenal dengan penampilannya yang mirip Elton John, berkepala agak botak dan gonta-ganti kacamata, dan terakhir berpenampilan bak saudagar dari daratan ini memulai karier di musik pada tahun 1966. Saat itu demam British Invasion tengah melanda dunia. Farid yang berkiprah di Bandung, bergabung dalam grup De Zieger yang memainkan rock and roll kerap menyanyikan repertoar The Rolling Stones. Seiring perjalanan waktu, penyanyi berambut kribo ala Afro Look ini juga bergabung dengan sejumlah band rock yang bermarkas di Jakarta, seperti Cockpit yang dibentuk Abulhayat (1974) serta bergabung dengan Brotherhood dan Brown Bear di tahun 1975.
 
Setahun berselang ia kembali ke kampung halamannya, Sukabumi, dan membentuk grup Bani Adam yang lebih dominan memainkan warna rock and roll dan sedikit R&B, juga country. Bani Adam seketika itu menjadi pusat perhatian, karena grup berbentuk kuintet ini menggunakan nama yang kurang lazim, di saat semua band saat itu menggunakan nama berbahasa Inggris sebagai jati diri.
 
Tahun 1977, Jackson Records & Tapes milik Jackson Arief mulai merilis debut album Farid Hardja bersama Bani Adam dengan nama Farid Bani Adam yang melejitkan Karmila dan selanjutnya merilis album kedua bertajuk Specials dengan hits Ikan Laut Pun Menari di Bawah Tanganmu, sayangnya introduksi kedua lagunya tersebut di tuduh menjiplak intro lagu sejumlah grup band lain.
 
Dalam setiap albumnya bersama Bani Adam, ia ternyata tidak pernah menggunakan pemusik yang sama. Formasi Bani Adam pun selalu berubah. Beberapa nama pun silih berganti mendukung Bani Adam, mulai dari Eddy Manalief, Nurish Iskandar, dan Max Rondonuwu. Bahkan pemusik tenar seperti Elfa Secioria, Jimmie Manoppo, Dodo Zakaria, Billy J. Budiardjo, Oetje F. Tekol pun ikut mendandani tatanan musik Farid. Ia juga tercatat pernah berduet dengan sederet penyanyi tenar dan berkarakter kuat semisal Achmad Albar, Gito Rollies, Euis Darliah, Endang S Taurina termasuk berduet dengan penyanyi dangdut Anis Marsella dan Merry Andani.
 
Popularitasnya semakin meningkat, seiring lagu-lagunya yang senantiasa mencetak hits besar. Modal utama yang dimilikinya adalah karakter vokal yang lentur. Kelenturan timbre vokal inilah yang membuat dia mampu menyeruak di arus tren yang tengah kencang mengalir. Ia juga dengan terampil dan cerdik menempatkan atmosfer vokalnya dalam bentuk rock n’roll, rock, pop, reggae, R&B, jazz, gospel, disko, rap, hip-hop, keroncong, hingga dangdut sekalipun.
 
Tak hanya itu, ia juga cepat menangkap fenomena yang tengah berlangsung di masyarakat pada era tertentu, semisal lagu Bercinta di Udara yang diangkat dari tren penggunaan radio komunikasi antara penduduk (Radio CB) yang marak pada era 80-an. Selain itu, ia pun dianugerahi bakat musik yang komplit. Bukan hanya menyanyi yang dikuasainya, melainkan ia juga sosok komposer yang mumpuni. Ia mampu menulis melodi bernuansa catchy yang bersanding dengan lirik-lirik yang segar, imajinatif sekaligus komunikatif. Tak jarang pula ia kerap menyelusupkan lirik yang berbau protes dan terkadang menyentuh zona politik, Misalnya pada lagu Jakarta Sayang, Jakarta Malang, Partai Sembako, Runtuhnya Tembok Berlin, dan lain-lain. Dengan sederet keistimewaan yang dimilikinya itulah, ia dianggap mampu menaklukkan selera publik.
 
Di sela karier musiknya yang padat dan komplit, ia masih sempat memperlihatkan kemampuan aktingnya di beberapa judul film layar lebar, mulai dari Tante Sundari (1977), Bandit Pungli (1977), Sayang Sayangku Sayang (1978), dan Ini Rindu (1991). Dua judul film terakhirnya tersebut, kerap disebut sebagai film otobiogrofi Farid Hardja. Wafat pada tanggal 27 Desember 1998. Meski penyanyi penuh talenta tersebut telah tiada, namun karya-karyanya masih bergaung hingga kini.

(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 
 
 
 
 
 
  
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *