Permainan Blarak-Blarak Sempal

Kata blarak-blarak sempal berasal dari bahasa Jawa. Blarak berarti daun kelapa yang sudah kering dan sempal artinya patah dari batangnya maka arti keseluruhan daun kelapa yang patah. Latar belakang sosial budaya permainan ini merupakan alat pergaulan, menghilangkan, rasa malu,mendatangkan rasa senang dan lain sebagainya. Selain itu, permainan ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan tidak memandang golongan, semua orang boleh memainkannya.

Ditinjau dari sejarah perkembangannya, permainan blarak-blarak sempal ada yang mengatakan bahwa permainan tersebut semula berasal dari pedesaan terutama pedesaan yang terletak di pinggir pantai karena yang banyak tumbuh pohon kelapa adalah daerah pantai. Dari dahulu hingga sekarang permainan ini tidak banyak mengalami perubahan.

Siapa yang Biasa Bermain Dengan Blarak-Blarak Sempal?

Untuk dapat memainkan permainanblarak-blarak sempal harus berjumlah genap dan sedikitnya 4 orang namun sebaiknya 8 anak. Jumlah ini dibagi dua, kelompok I yang jadi dan kelompok II yang menarik. Setiap kelompok mempunyai anggota yang sama banyaknya. Kelompok I yang jadi misalnya a, b, c, dan d. Mereka duduk. Kelompok II yang menarik misalnya e,f,g, dan h. Mereka berdiri diantara yang duduk. permainan ini dapat dilakukan oleh anak-anak puteri maupun putera tetapi sebaiknya sejenis supaya seimbang, sedang anak yang memainkannya adalah anak-anak usia Sekolah Dasar yaitu 10 – 14 tahun. Namun sebaiknya anak yang memainkannya anak yang sudah agak besar karena memerlukan kekuatan fisik. Permainan blarak-blarak sempal hanya memerlukan sebuah sabut kelapa untuk alas kaki anak-anak yang jadi dan besarnya setengah serta ditelentangkan. Dalam permainan ini tidak menggunakan iringan bunyi–bunyian, namun hanya disertai lagu Blarak-blarak sempal yaitu sebagai berikut:

blarak-blarak sempa, diinciki mendal-mendal, legendre tak pancake, laki bangsat doyan teke

Jalannya Permainan

Para peserta dibagi dua kelompok yang sarna jumlah anggotanya. Kemudian sepasang-pasang para peserta hompipah untuk mengetahui kalah dan menang. Setelah itu yang kalah menjadi satu kelompok dan yang menang juga menjadi satu kelompok. kelompok yang menang termasuk kelompok I yang anggotanya a,b,c dan d sedangkan kelompok yang menang termasuk kelompok II yang anggotanya e,f,g, dan h. Selanjutnya kelompok II yang kalah (e,f,g,h) duduk di bawah atau dilantai dengan kaki keduanya diluruskan ke depan ataus lonjor dan telapak kaki mereka saling bertemu serta dibawahnya diberi alas sabut kelapa yang ditelentangkan. Sedangkan kelompok I misalnya a berdiri di antara anak–anak kelompok II misalnya; a berdiri di antara e dan f, b berdiri diantara f dan g, c berdiri diantara g dan h, dan d berdiri diantara h dan e sambil memegang tangan anak yang duduk di sebelah kiri dan kanannya. Selanjutnya mereka bernyanyi lagu blarak-blarak sempal bersama-sama. Bersamaan dengan itu mereka mulai berputar. Adapun cara berputarnya kedua tangan kedua anak dari kelompok II (e dan f) ditarik oleh kedua tangan a dari kelompok I. Demikian yang lain sehingga pantat mereka dapat terangkat. Nyanyian itu dilakukan berulang-ulang sampai posisi duduk mereka berubah.D engan berubahnya posisi duduk mereka maka selesailah permainan tersebut. Apabila menginginkan bermain lagi maka bergantian yang jadi (kalah) dan permainan dimulai dari awal lagi.

20120508-1

You may also like...