Pranawengrum Katamsi


Pranawengrum Katamsi
 
 
 
Pranawengrum mempunyai posisi puncak dalam seni olah vokal di Indonesia. Sebagai penyanyi, ia tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga mempunyai kekhasan suara dan penjiwaan yang mendalam terhadap lagu-lagu yang dibawakannya. Selain itu, hingga sekarang soprano Indonesia ini selalu tampil prima sejak menekuni seriosa, empat puluh tahun silam.
 
Meskipun Pranawengrum mempunyai andil besar dalam dunia musik, tidak lantas membuat dirinya terkenal. Nasib Pranawengrum yang kurang populer di masyarakat mirip dengan genre musik seriosa yang menjadi pilihannya. Pencipta lagunya terbatas, produksi lagunya tidak banyak, demikian pula penyanyinya.
 
Di tengah kecenderungan maraknya penyanyi musik pop, Pranawengrum tetap mempertahankan keberadaannya dalam seriosa. Yang menarik, sebagai penyanyi ia punya kemampuan membangun komunitas pecinta seriosa, meskipun tidak banyak anggotanya. Dalam arus semangat jalan pintas dan gebyarnya dunia pop, Pranawengrum menjadi sumber inspirasi bagi penyanyi muda yang ingin berkiprah seperti dirinya.
 
Kehadiran Pranawengrum dan komunitas seriosa yang dibinanya telah mengurangi kerisauan akan menghilangnya genre musik ini di Indonesia yang pernah popular pada era 1950-an hingga 1960-an. Meski tidak sesering dulu, kini satu-dua kali masih ada konser seriosa. Meski dengan sedikit anggota masih ada komunitas semisal Masyarakat Pecinta Irama Seriosa yang telah memberinya gelar ibu Seriosa Indonesia.
 
Kepandaian Pranawengrum mengolah vokal juga memberikan nuansa baru dalam aliran musik yang saat ini umum digemari anak-anak muda. Dalam konser grup band Gigi, Pranawengrum tampil memukau bersama vokalis Gigi, Armand Maulana. Sebagai penyanyi senior seriosa, ia ternyata mudah beradaptasi dengan penyanyi muda yang aliran musiknya berbeda. Meskipun tidak muda lagi, kecintaan Pranawengrum pada seni musik seriosa, tidak pernah surut.
 
Hingga kini, ibu tiga anak ini masih meluangkan waktu mengajar vokal, melatih dan membina paduan suara anak-anak KUMARA SAKTI di RRI Jakarta. Bersama grup paduan suara yang dipimpinnya, Pranawengrum mengemban misi mengembangkan masyarakat pecinta irama seriosa. Pranawengrum semakin mencuat dalam dunia tarik suara setelah menjadi juara pertama nasional wewakili Yogyakarta dalam pemilihan Bintang Radio dan Televisi pada tahun 1964.
 
Sepanjang kariernya di seriosa, ia tujuh kali menjadi juara pertama dan menempatkannya sebagai soprano yang mencapai prestasi tertinggi dengan memperoleh penghargaan piala WR Supratman. Penghargaan ini merupakan tanda pengakuan masyarakat terhadap integritas dan dedikasinya pada musik seriosa.
 
Meskipun Pranawengrum punya prestasi dan nama besar, ia tetap seorang yang rendah hati. Kebersahajaan membuat dirinya leluasa dalam bergaul. Dimata teman-temannya, wanita Jawa ini adalah sosok seorang guru yang selalu memberikan keteladanan. Pranawengrum mensyukuri garis hidupnya sebagai seniman musik. Pranawengrum adalah sosok yang punya kesetiaan tinggi pada profesi. Pengabdiannya yang tulus, kehidupan pribadi yang bersahaja adalah cermin hidup bagi siapa saja yang mau belajar.
 
Pranawengrum Katamsi masih bersemangat untuk mengembangkan musik seriosa. Kecintaannya pada seriosa, telah memberi energi yang besar untuk terus berkarya. Pengabdian Pranawengrum yang tidak kenal lelah, selama empat puluh tahun, menempatkan dirinya sebagai “Ibu Seriosa Indonesia”.
 
(Profil Maestro Indonesia)

Nama :
Pranawengrum Katamsi
 
Lahir :
Yogyakarta, 28 Maret 1943
 
Wafat :
Jakarta, 4 September 2006
 
Pendidikan :
Fakultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta
 
Penghargaan :
Juara I Bintang Radio dan Televisi (1964),
Mendapatkan Piala WR Supratman
 
 
 
 
 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.