Rini Endah

Koreografer dan Penari
Rini Endah S
 
 
Mengenal dunia tari secara formal, ketika ia mengenyam bangku Sekolah di Menengah Karawitan Indonesia, Surabaya, tahun 1993-1996. Di sela-sela itu, tahun 1994, ia juga menimba ilmu di Bina Tari Jawa Timur Surabaya. Lulus dari SMKI Surabaya, ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta, mengambil jurusan tari. Tahun 2001, ia menimba ilmu dengan Suprapto Suryadarmo, dipadepokan Lemah Putih, Surakarta.
 
Berbagai workshop ia ikuti. Tahun 1999 ia mengenyam ilmu dari workshop Indonesian Dance Festival. Tahun berikutnya ia mengikuti workshop Butoh Dance Theater bersama Yukio Waguri. Tahun 2001 workshop dance teatre (Pappa Tarahumara) dan Dasar-dasar Yoga Asthangga diikutinya di STSI Surakarta.
 
Pengalamannya membawakan karya tari koreografer lain cukup banyak. Dimulai pada tahun 1997, ketika ia membawakan karya Eko Supriyanto ‘Nya Hi’ dan ‘Sketsa’, yang ditampilkan di ISI Yogyakarta dan STSI Bandung. Selanjutnya berturut-turut tiap tahun, ia membawakan koreografi karya Fajar Satriadi, Sulistyo Kusumo, Erin Schon (USA), Jennay Kido (USA), Slamet Gundono, Dedek Wahyudi, Mugiyono Kasido, Sardono W. Kusumo, WS Rendra, dll.
 

Mencipta karya tari dimulai pada tahun 1998. Perjalanan dan Jejak ia ciptakan di tahun itu, di STSI Surakarta. Tahun berikutnya, ‘Men A Pause’ meraih juara II pada acara Gedung Kesenian Jakarta Award. ‘Diri’ ditampilkan pada acara workshop IDF ’99 di STSI Surakarta, dan Potret tampil di tahun dan tempat yang sama.
 
Pada tahun 2000, karya tarinya ‘Potret’ tampil pada acara Pertemuan Koregrafer Wanita II di Solo. ‘Roh’, karya pada tahun yang sama terbang ke Manchester, Oxford, Inggris, dalam acara workshop tari Jawa dan gamelan. Tahun berikutnya, ‘Opera Anak Nusantara’ ia ciptakan berkolaborasi dengan W.S. Rendra dan Antonius Wahyudi Sutrisno di Solo, ‘Sintren Sentring Lading’ berkolaborasi dengan Slamet Gundono, Sanggar Negeri Suket.


Meraba Raga

 
Tahun 2001, ‘Nong Nang’ dan ‘Potret’ muncul di Utan Kayu dalam membuka batas di Teater Utan Kayu Jakarta. ia juga pernah merasakan berkolaborasi dengan koreorafer Erin Schon (USA) dalam karya ‘The Wild Soul’ pada tahun 2002, selain itu ditahun 2004, ia berkolaborasi dengan Aris Kadir (Malaysia), Vivian Fung (Amerika Serikat), dan Paul Z. Livingstone (Amerika Serikat) dalam karya ‘Expanding The Heart of Zapin’.
 
Tahun 2001, ia berkolaborasi dengan Monica Favand (Amerika Serikat) dalam karya ‘The Duet Dance With Bells’, dan karyanya ‘The Body Puppets’ ia ciptakan berkolaborasi dengan Annurupa Roy (India), Alden Lugnasin (Philipina) dan Gretchen Van Lenthe (amerika Serikat). Semua karya kolaborasi di tahun 2004 itu, ditampilkan pada acara APPEV 2004 di Ubud, bali.
 
Workshop lainnya Topeng Tradisional Indramayu (Wangi Indria) dan Topeng Khon (Thongcai Hanarong), Modern Dance (Keiko Nakano), Balet dan Jazz (Mozca dan Kith), Pakarena (Nurlina Syahrir), Short Work (Arif Waran Shaharudin) dan Workshop pada APPEX (Asia Pasific Performance Exchange) 2004 sedikit banyak telah menambah wawasan berseni tarinya.
 
(Dari Berbagai Sumber)  

Nama :
Rini Endah S
 
Lahir :
Tahun 1978
 
Pendidikan :
SMKI Surabaya (1993-1996)
STSI Surakarta (2001)
 
Karya :
Perjalanan (1998),
Jejak (1998),
Men A Pause (1999),
Diri (1999),
Potret (2000),
Roh (2000),
Opera Anak Nusantara (2001),
The Duet Dance With Bells (2001),
The Body Puppets (2001),
Sintren Sentring Lading (2001),
Nong Nang (2001),
The Wild Soul (2002)’
Meraba Raga (2004)
Expanding the Heart of Zapin (2004),
Diri-Taliwangsul (2005)
 
Pencapaian :
Juara II pada acara Gedung Kesenian Award (1999)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *