S. Maridi

Seniman Tari
S. Maridi
 
 
 
Belajar menari sejak usia tujuh tahun dari tujuh orang guru. Keuletannya dalam mengeluti dunia tari membuat namanya semakin di perhitungkan dalam dunia seni tari tradisi, karya-karyanya seperti; ’Prawirawatang’, ’Mahesajenar Rarawilis’, ’Arjunasasra Sumantri’, ’Garudayaksa’, ’Gambyong’, dan ’Fragmen Arjuna Wiwaha’, berhasil ia ciptakan.
 
Penari yang pernah menjadi pengajar di STSI Surakarta ini juga pernah menciptakan salah satu karya tari yang fenomenal yakni ’Karonsih’. Tarian yang berkisah tentang roman percintaan atau pasihan tersebut, begitu menyita perhatian dalam jagad seni tari tradisi ketika karya ini diperkenalkan pada tahun 1970-an. Bahkan hingga sekarang, tarian tersebut seakan tidak tergantikan meskipun tarian roman lain kemudian banyak yang  bermunculan.
 
Hal tersebut di sebabkan karena sebagai seorang pencipta tari, ia dikenal sangat dalam untuk urusan estetika, baik itu dalam sajian atau pemilihan tema. Selain itu, dia juga tak sekadar mencipta, namun juga bisa menarikannya sendiri dengan baik.
 
Pencapaian yang demikian juga tak lepas dari karakter dirinya yang seakan tak mau diikat oleh kebakuan tari. Sehingga tidaklah heran jika banyak muncul hal-hal baru dalam sejumlah karyanya. Penerima gelar Keraton Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Tondo Kusumo dan pernah tampil dalam berbagai acara bergengsi di dunia tari diantaranya New York World Fair, Amerika Serikat (1963), EXPO (1970), Gebar Penari Sepuh di Graha Bhakti Budaya-TIM, 19-20 Desember 1996 ini juga kerap membantu memberi pelajaran menari di Pawiyatan Kraton Surakarta.
 
Wafat di tahun 2005, namun karya-karanya kerap di pertunjukan di atas pentas dalam berbagai kesempatan, seperti yang disajikan dalam panggung Langen Beksan Malem Nemlikuran di Pendapa SMKN 8 Surakarta pada tahun 2005 silam. Di mana salah seorang anaknya ninik turut menarikan salah satu karya puncaknya, Karonsih’.  
 
(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
S. Maridi
 
Wafat :
tahun 2005
 
Profesi :
Pengajar Tari di STSI Surakarta
 
Pencapaian :
Menerima gelar keraton Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Tondo Kusumo
 
Karya tari :
Prawirawatang Mahesajenar,
 Rarawilis,
Arjunasasra Sumantri,
Garudayaksa,
Gambyong,
Karonsih,
Fragmen Arjuna Wiwaha
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *