Soenarto Pr


Pelukis
Soenarto Pr
 
 
Soenarto Prawirohardjono memang sudah tidak muda lagi, namun semangat berkeseniannya yang begitu menggebu-gebu tetap bertahan hingga masa tuanya. Mencurahkan hidupnya dalam dunia seni secara penuh, Soenarto Pr, sebutan akrabnya, lewat beragam karyanya terus berupaya menjembatani jarak seni dengan masyarakat. Ketua Sanggar Bambu 1959 ini menularkan senirupa pada lingkungan terkecil dalam keluarganya hingga lingkungan luas.
 


Potret Diri untuk 50 tahun Asia-Afrika,
Pastel diatas Kertas, 75 x 55 cm

K Kedekatannya dengan sejumlah tokoh melahirkan gagasan baginya untuk berkarya yang dapat dinikmati semua orang. Lantaran dekat dengan (alm) Jenderal Ahmad Yani, dia lalu membuat patung Pahlawan Revolusi itu yang ditempatkan di Museum Sasmita Loka Jakarta. Jenderal Gatot Subroto pun dikenalnya sejak kecil. Kini patung sang jendral di atas kuda, hasil desainnya, berdiri kokoh di Berkoh, Purwokerto. Karya lainnya, patung Latuharhari, terdapat di Pulau Haruku, Maluku. Dari tangannya pulalah 15 patung dada Pahlawan menghiasi Gedung Joang Jakarta. Tak hanya seni patung yang menjadikan Soenarto cukup disegani di kalangan seniman Indonesia. Ia juga pelukis dengan ciri tersendiri. Ia banyak melukis dengan cat minyak dan cat air, tapi karyanya dengan medium pastel juga sangat dikenal.
 

 Dunia seni merupakan gambaran hidup yang menurut Soenarto Pr adalah jalan yang paling tepat dipilihnya. Tanpa disadarinya, pilihan hidup dan berbagai upaya yang dijalaninya merupakan tekad kuatnya untuk terus memperkaya khasanah seni dan pemahaman kesenian di Indonesia.  Penganut aliran realisme naturalistis mengakui Sanggar Bambu yang didirikan pada 1 April 1959 di Yogyakarta menjadi wadah baginya dalam menjembatani seni dengan masyarakat.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 

Nama :
Soenarto Prawirohardjono
 
Lahir :
Bobotsari, Purwokerto,
 Jawa Tengah,
20 November 1931
 
Pendidikan :
ASRI Yogyakarta (1951-1958)
 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *