Tommy Faisal Alim

Nama :
Tommy Faisal Alim

Lahir :
Jakarta, 14 September

Pendidikan :
ASDRAFI Yogyakarta (1988),
FSRD Institut Seni Rupa Indonesia (ISI) Yogyakarta (1990),
Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta

Aktifitas Lain :
Pengajar Senirupa di Universitas Multimedia Nusantara,
Pengajar Design Elementer di Bina Nusantara,
Penulis dan photographer di majalah seni rupa Visual Arts

Pelukis
Tommy Faisal Alim

Lahir di Jakarta, 14 September. Awalnya ia dikenal sebagai seorang pekerja teater, bergabung bersama Teater Kail (1983). Kegiatan melukisnya di jalaninya pada tahun 1986, dengan mengikuti kegiatan melukis di Balai Budaya Jakarta dan ikut pula bergabung bersama kelompok pelukis Jakarta Selatan (Garajas). Tahun 1988, ia menempuh pendidikan di ASDRAFI Yogyakarta, melanjutkan kembali pendidikannya di FSRD Institut Seni Rupa Indonesia (ISI) Yogyakarta tahun 1990. Pernah bekerja sebagai photographer di majalah seni rupa Visual Arts kini tengah menempuh pendidikan di Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta.

Sebagai pelukis, ia tercatat pernah beberapakali mengadakan pameran tunggal dan pemeran bersama. Pameran tunggal yang pernah di selenggarakannya antara lain pameran lukisan ‘Sudut Kota” di Menara Mulia, Jakarta (2000), pameran lukisan ‘Persimpangan’ di Bentara Budaya, Yogyakarta (2000), pameran lukisan di Gudeg Kota Seni Citra Raya Tangerang, Banten (2003), Pameran lukisan ‘Kidung Angin’ di O House Gallery, Jakarta (2005), pameran lukisan ‘Urban Sexy’, di Philo Art Space, Jakarta (2006), pameran lukisan ‘Kidung Mimpi’, di Milenium Galeri Jakarta (2006) dan ‘Metro Sensual’, di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta (2013).

Sedangkan pameran bersama yang pernah di ikutinya antara lain pameran photografi ‘Baca Merah Putih’ Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta (2012), pameran bersama ‘Tangeran Indie’ di Universitas Multimedia Nusantara (2013), pameran photografi ‘Inspiring Tradition’ di Museum Tekstil, Jakarta (2013), pameran bersama ‘Borneo Impression’, di Museum Tekstil, Jakarta (2013), pameran bersama ‘The Myth is in Our Pocket’, Galeri Cemara 6, Jakarta (2013) dan pameran bersama ‘ReStart-ICAD’, di Grand Kemang, Jakarta (2013).

Pengajar Seni Rupa di Universitas Multimedia Nusanatara (UMN) dan Design Elementer di Bina Nusantara ini kini tengah menimba ilmu tentang cara membuat make up spesial effect di komunitas Jakarta Art Lab, sebuah wadah komunitas fotografi, seni rupa, instalasi, dan sebagainya. Dengan keahlian yang di dapat dari komunitas tersebut, ia mampu membuat make up spesial effect dengan sayatan luka pisau di wajah dengan cukup dandan selama 15 menit. Selain itu, ia juga bergabung dengan Kelompok Jago Tarung yang didirikannya bersama pelukis, Syis Paindow, Zam Kamil, Dedy Sufriadi. Kelompok ini pada tahun 2013 mengadakan pameran di luar negeri yang bertempat di ruang Galeri AKTO, Athena, Yunani

(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...

Leave a Reply