Glenn Fredly

Nama :
Glenn Fredly Deviano Latuihamallo
 
Lahir :
Ambon, Maluku,
30 September 1975
 
Pendidikan :
SD Tirtamartha,
SMP YPK Wijaya,
SMA YPK Wijaya,
Universita Moestopo Fakultas Komunikasi
 
Pencapaian :
Juara 1 Lomba Menyanyi (Yayasan Musik Indonesia, 1984),
Juara 1 Lomba Menyanyi (Vini Vidi Vici, 1984),
Juara 1 Cipta Pesona Bintang RCTI (1992),
Finalis Asian Songs Festival (1996),
3rd Prize International Song Festival ‘Asia Dauzy’cdi Rusia. (1996),
Best of The Best Singer Festival ‘Asia Dauzy’ di Rusia (1996),
Anugerah Industri Music, Malaysia, kategori Album Indonesia Terbaik (2000),
Lagu Terbaik Pilihan Pendengar di Planet Musik Award Singapura (2000),
Anugerah Musik Indonesia, 2 kategori, Lagu dan Penyanyi R&B Pria Terbaik (2000),
Penghargaan Clear Top 10, kategori The Funniest Male Singer (2001)
 
Album :
GLENN (1998),
Kembali (2000),
Selamat Pagi, Dunia! (2003),
Selamat Pagi, Dunia! Repackaged (2004),
OST Cinta Silver (2005),
Terbaik Bersama
 (album kompilasi, 2005),
Aku Dan Wanita (2006),
Terang (2006),
Happy Sunday (2007),
Private Collection (2008),
Lovevolution (2010),
Luka, Cinta & Merdeka (2013)
 
Filmografi :
Cahaya Dari Timur :
 Beta Maluku
(Pemain dan Produser, 2014),
Filosofi Kopi (Produser, 2015)
 

Penyanyi
Glenn Fredly
 
 
 
Bernama asli Glenn Fredly Deviano Latuihamallo. Lahir di Ambon, Maluku, 30 September 1975. Anak pertama dari lima bersaudara. Ibunya, Linda Mirna Siahaya seorang ibu rumah tangga, sementara ayahnya, Henkie David Latuihamallo seorang pegawai Pertamina. Semasa kecil, ia tinggal di rumah kakeknya, opa Gustaf Siahaya dan nenek, Oma Emma Tupan yang cukup besar di tengah perkampungan, di Jl. Nangka, Jakarta Selatan. Ayah dan ibunya pun tinggal di sana.
 
Opanya mahir di bidang seni suara dan menyukai musik, tak heran opanya juga pengajar paduan suara gereja. Meski pekerjaan sehari-harinya adalah pegawai PNS, tapi di sela-sela waktu kosong, Opa mengajar paduan suara di rumah sekaligus mengajarinya menyanyi.
 
Sejak kecil ia sudah terbiasa melihat dan mendengar orang menyanyi di rumah kakeknya, yang sering dipakai sebagai tempat latihan paduan suara dan vokal grup. Biasanya teman-teman sang ayah dan juga teman-teman tantenya, serta adik dari ibunya sering berlatih di rumah sang kakek. Semua itu meresap kuat dalam tubuhnya dan ikut membentuk jiwa seni dalam diri Glenn sejak kecil.
 
Menempuh pendidikan di SD Tirtamartha, SMP YPK Wijaya, SMA YPK Wijaya dan Universita Moestopo Fakultas Komunikasi ini, mengawali karier di musik saat ia menjadi vokalis Funk Section. Pada tahun 1995 (setahun setelah ia lulus SMA pada tahun 1994) Funk Section meluncurkan sebuah album eksklusif yang dikemas secara apik. Setelah bergabung tiga tahun bersama Funk Section, ia kemudian mencoba peruntungan dengan menjadi penyanyi solo. Ia kemudian meluncurkan sebuah album dengan judul ‘Glenn’ (1998). Album itu berisi delapan 8 buah lagu. Salah satu lagunya adalah lagu ‘Cukup Sudah’ yang dibuat juga video klipnya. Selain lagu tersebut, juga ada lagu lain seperti ‘Kau’ dan MOBIL MAMA yang menjadi hits di Malaysia.
 
Produktivitasnya dalam mencipta lagu kembali dilanjutkan dengan munculnya album kedua diluncurkan pada tahun 2000 dengan judul ‘Kembali’. Dalam album ini terdapat beberapa hits seperti ‘Salam Bagi Sahabat’ dan ‘Kasih Putih’. Seperti album perdananya, album ini masih bernaung di bawah Sony Music Indonesia dengan produser Aminoto Kosin.
 


SINGING TOILET (2014)

Meski kedua albumnya dinilai belum memenuhi keinginan major label baik itu dari segi popularitas maupun penjualan, Glenn tidak patah semangat, ia terus berkarya dan kembali meluncurkan album ketiganya bertajuk ‘Selamat Pagi, Dunia!’ (2003). Tak disangka album ini laris manis dan banyak lagu yang menjadi hits dari album ini. Lagu yang paling digemari dan sering diputar baik di televisi maupun radio adalah lagu ‘Januari’. Lagu-lagu dalam album tersebut banyak bertema kesedihan dan patah hati. Melihat besarnya Antusiasme masyarakat pada album ini ditambah larisnya penjualan di pasaran, membuat pihak Sony Music Indonesia kembali meluncurkan album repackage pada tahun 2004, yang dikemas dengan bonus VCD karaoke dan Unplugged Live Performance.

 
Album itu jugalah yang kemudian menjadikannya dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu romantis. Maka tidak heran setelah itu ia mendapat banyak tawaran membuat lagu pihak lain, misalnya pada tahun 2005 Glenn ditawari untuk membuat satu buah album sebagai soundtrack dari film baru Cinta Silver.
 
Berselang satu tahun, tahun 2006, ia mengeluarkan album baru yang di beri judul ‘Aku & Wanita’ sebagai penghargaan dan rasa hormatnya kepada musisi-musisi terdahulu. Pada tahun yang sam aia kembali meluncurkan album dengan judul ‘Terang’, dengan kemasan terbaru, yakni album yang bernuansa Natal dikarenakan berbarengan dengan perayaan Natal 2006. Tahun 2007 ia kembali mengeluarkan album terbarunya, bertajuk ‘Happy Sunday’. Album tersebut diklaim sebagai wahana dalam memancarkan spirit baru memandang kehidupan secara global melalui media musik.
 
Meski telah di kenal sebagai penyanyi papan atas, namun hal tersebut tidak membuatnya menjadi besar kepala. Hal tersebut di tunjukan dengan keikut sertaan dirinya tampil dalam beberapa album milik penyanyi lain serta tampil dalam beberapa konser amal, diantaranya ikut serta dalam album milik Erwin Gutawa bertajuk Salute to Koes Plus/Bersaudara (2004), dimana ia menyanyikan dua lagu dalam album tersebut. Kemudian bersama dengan kelompok Indonesian Voices, yang terdiri dari sejumlah penyanyi-penyanyi Indonesia, ia ikut menyanyikan lagu Rumah Kita dalam album Tribute untuk Ian Antono, dimana sebelumnya ia juga pernah menciptakan lagu ‘Kita untuk Mereka’ (2005) yang juga di nyanyikan oleh Indonesian Voices, yang di dedikasikan  untuk korban Tsunami di Aceh. Di tahun 2009, ia melakukan konser tribute untuk Michael Jackson di lima kota di seluruh Indonesia, dimana ia menyanyikan sejumlah lagu  hits Michael Jackson. Di akhir tahun 2011, ia berkolaborasi dengan Ras Muhamad membuat sebuah lagu berjudul ‘Tanah Perjanjian’, lagu ini bercerita tentang keprihatinannya terhadap permasalahan di Papua. Dan lagu ini dibagikan secara gratis melalui situs resmi Rolling Stone Indonesia.
 
Setelah meluncurkan album yang bertajuk ‘Lovelution’ (2010), pria yang pernah menjadi juri pada ajang pencarian bakat Bintang Cari Bintang di salah satu stasiun televisi swasta ini, di kabarkan berniat mengundurkan diri dari dunia musik pada tahun 2011.  Meski begitu hingga tahun 2012, Glenn masih bertahan di dunia musik. Ia bahkan membentuk grup Trio Lestari bersama Tompi, juga Sandhy Sondoro.
 
Pada 3 April 2006, menikah dengan penyanyi Dewi Sandra yang merupakan mantan istri aktor Surya Saputra di Uluwatu, Bali. Sayang pernikahan ini kandas di tengah jalan, pada 12 Maret 2009, mereka bercerai. Ia juga menjadi produser untuk film ‘Cahaya Dari Timur: Beta Maluku’  (2014) dan ‘Fiilosofi Kopi’ (2015).
  
(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...