H.S Djurtatap


Penulis
H.S Djurtatap
 
 
 
Lahir di desa Sei Kamuyang, Payakumbuh, Sumatera Barat, 2 Juni 1947. Sejak remaja telah aktif menulis. Puisi pertamanya dipublikasikan tahun 1967 di majalah KAPPI Angkatan Muda Bangkit Payakumbuh. Tahun 1969 ia hijrah ke Jakarta, sejak itulah karya-karyanya banyak dimuat di Harian Abadi, majalah Tribun, harian Pedoman dan Merdeka serta majalah Mimbar. Selain itu beberapa karyanya juga dimuat di majah Horison. Dua sajaknya bahkan dimuat dalam antologi Sajak-sajak Perjuangan dan Tanah Air (1995; Oyon Sofyan [ed.])
 
Karena kerap dimuat di berbagai media masa, puisi-puisi karyanya menjadi sangat populer waktu itu, seperti ‘Leher dan Dasi’ (1988), ‘Desir Angin Desah Samudera’ (1978), ‘Sekali-sekali Kita Perlu Begini’ (1974) dan banyak lagi yang juga bisa ditemui pada buku-buku pelajaran sastra dan bahasa Indonesia di sekolah. Puisi ‘Leher dan Dasi’ termasuk yang paling sering dibacakan dalam sebuah acara sastra bahkan jadi favorit bagi pengamen jalanan. Karya-karyanya dikenal sangat mudah dipahami dan diapresiasikan oleh siapa saja.
 
Ia juga pernah menjadi tim penulis buku biografi mantan Gubernur DKI Jakarta, Surjadi Soedirdja (1992-1997) dan kiprahnya dalam mengembangkan budaya Jakarta, buku tersebut berjudul ‘Kiprah Surjadi Soedirdja dalam kebudayaan : Gubernur KDKI 1992-1997’, yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, dan Yayasan Mitra Sembilan Enam, tahun 1997 
 
Puisi-puisi karya penyair sekaligus wartawan senior ini, p yang dirangkainya sejak awal tahun 70-an hingga akhir hayatnya, kemudian dipublikasikan dalam bentuk buku bertajuk ‘Antologi Puisi: Leher dan Dasi’, yang diterbitkan oleh Yayasan Cahaya Hati Bangsa (2013). Antologi puisi setebal 32 halaman tersebut memuat 41 puisi. Diterbitkannya antologi puisi HS Djurtatap tersebut adalah merupakan penghargaan bagi dunia sastra dan sang penyair sendiri.
 
(Dari beberapa sumber)
 
 
 

Nama :
H.S Djurtatap
 
Lahir :
Desa Sei Kamuyang, Payakumbuh,
Sumatera Barat, 2 Juni 1947
 
Karya :
Sekali-sekali Kita Perlu Begini (Puisi, 1974),
Desir Angin Desah Samudera (Puisi, 1978),
Leher dan Dasi (Puisi, 1988),
Kiprah Surjadi Soedirdja dalam kebudayaan : Gubernur KDKI 1992-1997 (Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, dan Yayasan Mitra Sembilan Enam, 1997)

You may also like...