Bambang Semboto

Nama :
Bambang Semboto

Lahir :
Bogor, Jawa Barat,
27 Februari 1959

Pendidikan :
SMA

Pencapaian :
Juara lari marathon beregu Trilomba Juang(1985)

Pelukis
Toto BS

Lahir di Bogor, Jawa Barat, 27 Februari 1959. Bernama asli Bambang Semboto. Namun pada setiap karya sketnya, ia kerap membubuhkan inisial Toto BS/Totok BS, yang artinya Totok adalah nama panggilannya dan singkatan BS adalah Bambang Semboto. Dari perawakannya yang kecil kita tidak akan pernah menyangka bahwa ia pernah menjuarai lari marathon beregu di Trilomba Juang di tahun 1985. Bakat melukisnya sendiri didapat dari ayahnya yang merupakan pensiunan prajurit TNI dan diperdalam pada saat SMA.

Meski telah lama bersentuhan dengan dunia senirupa, namun keahliannya dalam menggumuli sketsa mulai di tekuninya setelah usianya tidak muda lagi yakni 40 tahun. Penyuka karya-karya Henk Ngantung ini, kemudian mulai mengasah bakatnya tersebut dengan “mengamen dari kota satu ke kota yang lain”, di mana dalam proses mengamennya tersebut, ia kerap bertanya dan belajar pada orang-orang yang lebih cakap dalam berbagai bidang yang terkait dengan sketsa-nya. Kegemarannya melukis wajah juga mempertemukannya dengan banyak orang-orang terkenal seperti pelukis Chusin Setiadikara, budayawan Taufik Rahzen, Romo Mudji Soetrisno, dll.

Dalam momen tertentu, orang yang dilukisnya bukan menjadi objek pasif, melainkan tetaplah subjek lukisan. Mereka melihat kanvas, mereka menyaksikan wajah mereka dilukis di kanvas olehnya. Dalam melukis ia selalu mengatakan “lihat ke kanvas” pada orang yang dilukisnya, karena bagi dia subjek lukisannya penting melihat proses, bukan semata-mata mendapatkan “karya jadi”. Yang ia lakukan juga bukan sekedar memindahkan wajah dari apa yang dilihat kedalam kanvas, tetapi juga yang ia rasakan terhadap subjek dihadapannya. Karena itu tidak heran wajah yang ia hasilkan ada yang berekspresi murung, sendu, tersenyum, terkadang berbeda dengan apa yang tampak saat itu.

Tercatat ia pernah beberapa kali mengikuti pameran bersama baik di Bandung maupun Jakarta. Selain itu ia juga pernah menggelar sejumlah pameran tunggal, diantaranya di rumah proses Bandung (2009), Galeri Millenium (2009) dan di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki (2014).

Kini ia masih tetap aktif melukis di berbagai ajang roadshow melukis sketsa di berbagai event, baik di Bandung, Jakarta, Yogyakarta dan Bali.

(Dari Berbagai Sumber) 

You may also like...

Leave a Reply