George Willem Yomaki

Seniman Tari
George Willem Yomaki

Pimpinan sanggar tari Iriantos, di Manokwari, Papua Barat ini, Lahir di Manokwari, Papua Barat, Papua, 4 September 1963. Pendidikan formalnya di tempuh di STM Negeri II Manokwari, Sekolah Pendidikan Guru Agama Kristen Manokwari dan Sekolah Tinggi Teologi GKI IS Kijne Jayapura (hanya sampai semester V). Darah seninya menurun dari kedua orang tuanya. Ayahnya Yusias Yomaki merupakan pendiri grup tari Inggorosai, sedangkan ibunya yang berasal dari Waropen, Serui, Papua sering menunjukkan gerakan-gerakan tari sambil bercerita kepadanya tentang kesenian dan tradisi di kampungnya.

Kiprahnya bersama grup Iriantos dimulai pada tahun 1980, saat ia masih duduk di bangku SMP, berawal dari ayahnya, yang membentuk grup tari Inggorosai. Seiring perjalanan waktu, grup tari Inggorosai berganti  nama menjadi grup tari Iriantos. Setelah berganti nama kiprah grup tari Iriantos semakin melesat. Sejak tahun 1992, grup tari Iriantos kerap menjadi juara lomba tari yang diadakan Pemerintah Provinsi Papua, seperti Lomba Tari Pergaulan di Manokwari (1992), Festival Tari di Biak (1993), dan Tari Pergaulan Rakyat Se-Papua (1994). Bahkan saking seringnya mereka menjuarai lomba, membuat grup tari Iriantos kadang diminta oleh grup-grup lain untuk tak lagi mengikuti lomba.

Sejak tahun 2000, ia lebih banyak berpentas di berbagai tempat, dari mulai pentas di dalam negeri sampai pentas di luar negeri seperti tampil di Canberra Multicultural Festival, Australia, dan menjadi duta diplomasi Indonesia di Republik Palau dalam sebuah festival kesenian (2010). Selain itu mereka juga pernah tampil di Korea Selatan, dan Tiongkok. Ia memutuskan berhenti menari pada tahun 1984, dan selanjutnya lebih memilih berada di belakang layar sebagai koreografer dan pemusik pengiring tarian, kemudian menjadikan grup tari Iriantos menjadi sebuah sanggar yakni sanggar Iriantos.

Para penari dan pemusik di Sanggar Iriantos umumnya tidak hanya warga asli Papua, tetapi juga pendatang yang hidup di Papua, di antaranya dari Manado, Makassar, Jawa, Ambon, dan Batak. Baginya, siapa saja bisa turut melestarikan kesenian Papua. Para anggota sanggar Iriantos berlatih di halaman terbuka seluas 70 meter persegi di belakang rumahnya.

Sebagai koreografer ia tercatat telah menciptakan 10 tari baru yang idenya diperoleh dari dongeng dan tradisi adat di Papua, seperti tari ‘Tifa’, tari ‘Kemenangan Perang’, tari ‘Penangkapan Budak’, tari ’Balada Cenderawasih’, tari ’Sasimbiyori’, tari ‘Dayung’ dan tari ‘Api’. Dari 10 tarian itu, dua di antaranya warisan keluarga. Selain itu, dalam penciptaan tari ia juga menerima pengalaman dan ide dari para anggotanya.

Atas peran aktifnya sebagai penata tari, ia yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Pelestarian Kesenian Daerah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat ini, meraih penghargaan sebagai penata tari terbaik dalam Festival Nasional Kesenian Tari Nusantara di Jakarta. Ia memenangi penghargaan kategori penyajian tarian terbaik lewat tari Tifa, tarian khas kampung halamannya, Distrik Wondiboy, Kabupaten Teluk Wondama.

Menikah dengan Heiny Marselina Marndof, di karuniai empat orang anak yakni Trofinus HM Yomaki, Julrio Yomaki, Stienli Yomaki dan Christine Yomaki. Kini ia tengah berusaha mempopulerkan kembali alat musik bambu khas Wondamen, sadik, yang menghasilkan bunyi mirip saksofon.

(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
George Willem Yomaki

Lahir :
Manokwari, Papua Barat, Papua, 4 September 1963

Pendidikan :
STM Negeri II Manokwari,
Sekolah Pendidikan Guru Agama Kristen Manokwari, Sekolah Tinggi Teologi GKI IS Kijne Jayapura
(hanya sampai semester V)

Aktifitas lain :
Pengelola Sanggar Iriantos,
PNS Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat, Papua

Pencapaian :
Penata tari terbaik dalam Festival Nasional Kesenian Tari Nusantara di Jakarta, untuk kategori penyajian tarian terbaik,
Bersama grup tari Iriantosa berhasil juara lomba tari yang diadakan Pemerintah Provinsi Papua, seperti Lomba Tari Pergaulan di Manokwari (1992), Festival Tari di Biak (1993) dan Tari Pergaulan Rakyat Se-Papua (1994)

You may also like...