A.D Donggo


 
Penulis
A.D. Donggo
 
 
Lahir di pulau Sumbawa, Tonda, Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Desember 1931 dari Keluarga petani. Berpendidikan SMA. Mulai menulis sekitar tahun 1950-an. Keahlian menulisnya di dapatnya secara otodidak. Karya tulis yang ia buat meliputi sajak, cerpen, esai, novel, dan kritik. Beberapa karya tulisnya tersebut pernah di muat diberbagai surat kabar dan majalah, antara lain : Mimbar Indonesia, Siasat,  Indonesia, harian sinar Harapan/Suara Pembaruan, Simponi dan Swadesi.
 
Sedangkan karya yang telah di terbitkan antara lain, ‘Wangi Tanah Nusantara’ (cerber, 1963), ‘Lolos’ (cerita anak), ‘Di Persimpangan Jalan’ (novel, Balai Pustaka, 1983), ‘Hilang Menjelang Fajar’ (drama, Balai Pustaka, 1987), ‘Ketika Kubur Itu Selesai Digali’ (novel, Balai Pustaka, 1993), ‘Dari Negeri Poci 2’ (kumpulan sajak, 1994), ‘Trotoar’ (kumpulan sajak, 1996), ‘Antologi Puisi Indonesia 1997’ (kumpulan sajak, 1997), ‘Perjalanan Berdua’ (kumpulan sajak, bersama M. Poppy Donggo Hutagalung, 1999), ‘Antara Masa Lalu dan Tali Leher’ (kumpulan cerpen, Kompas, 2005), ‘Kemerdekaan Dimulai dari Lidah’ (novel,2005), ‘Teguh Anak Jadah’ ( Novel, 2005) dan lainnya. Diantara hasil karya tulisan yang telah diterbitkannya tersebut, banyak diantaranya yang memiliki kesamaan tema, yakni tentang sisi lain pasca pergantian kekuasaan, atau menceritakan tentang kematian yang tidak seorangpun tahu, dan tak bisa ditebak datangnya kapan.
 
Selain aktif sebagai penulis, ia juga berprofesi sebagai wartawan. Ia pernah menjadi korektor dan redaktur majalah Mimbar Indonesia (1952-1961), redaktur majalah Warta Dunia dan Suluh Indonesia (1961-1965), wartawan dan redaktur El Bahar (1966-1972), redaktur harian Empat Lima (1976-1979), dan redaktur tabloid Swadesi (1981-1999). Selain itu ia juga pernah membantu RRI, Jakarta untuk siaran sastra/kebudayaan dan sandiwara radio (1963-1965).
 
Menikah dengan M. Poppy Hutagalung, yang merupakan lulusan sarjana muda dari sekolah tinggi publisistik (sekarang IISIP) dan pernah menjadi redaktur untuk Suara Pembaharuan bidang seni-budaya, sejak 1987.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 

Nama :
A.D. Donggo
 
Lahir :
Pulau Sumbawa, Tonda, Bima, Nusa Tenggara Barat,
 21 Desember 1931
 
Pendidikan :
SMA
 
Aktifitas Lain :
Korektor dan Redaktur majalah Mimbar Indonesia (1952-1961),
Redaktur majalah Warta Dunia dan Suluh Indonesia
(1961-1965),
Wartawan dan Redaktur El Bahar (1966-1972),
Redaktur Harian Empat Lima (1976-1979),
Redaktur tabloid Swadesi
(1981-1999),
Penyiar siaran satra/kebudayaan dan sandiwara radio (1963-1965)
 
Karya :
Wangi Tanah Nusantara
(cerber, 1963),
Lolos (cerita anak, 1981),
Di Persimpangan Jalan
(novel, Balai Pustaka, 1983),
Hilang Menjelang Fajar
(drama, Balai Pustaka, 1987),
Ketika Kubur Itu Selesai Digali (novel, Balai Pustaka, 1993),
Dari Negeri Poci 2
(kumpulan sajak, 1994),
Trotoar
 (kumpulan sajak, 1996),
Antologi Puisi Indonesia 1997 (kumpulan sajak, 1997),
Perjalanan Berdua (kumpulan sajak, bersama M. Poppy Donggo Hutagalung, 1999),
Antara Masa Lalu dan Tali Leher (kumpulan cerpen, Kompas, 2005),
Kemerdekaan Dimulai dari Lidah (novel, 2005),
Teguh Anak Jadah
(Novel, 2005)

You may also like...