Asia Ramli Prapanca

Nama :
Asia Ramli Prapanca
 
Lahir :
Usuku, Tomia,
Sulawesi Tenggara,
10 Oktober 1960
 
Pendidikan :
IKIP Ujung Pandang/ Universitas Negeri Makassar, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (1986)
 
Aktivitas :
Mantan Anggota Komite Teater Dewan Kesenian Makassar
Mantan Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Makassar,
Pendiri Teater Kita Makassar,
Mantan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMKN 1 Gelesong Selatan,
Dosen luar biasa di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Makassar
(sejak tahun 1995)
Ketua Baruga Colli Pujie FBS UNM
Manager program Gedung Kesenian Societeit de Harmonie


Asia Ramli Prapanca
 
 
 
 
Biasa dipanggil dengan sebutan Ram, lahir 10 Oktober 1960, di sebuah kampung kecil, dipulau kecil yang biasa di sebut pulau-pulau karang di deretan kepulauan Tukang Besi, sebelah timur pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Kampung kecil itu bernama Usuku dan pulau kecil itu bernama Tomia. Belajar seni sastra pertama kali dari neneknya yang selalu mendongengkan banyak kisah setiap menjelang tidur, pada saat ia kecil. Setelah menempuh pendidikan SD dan SMP di kampung kecilnya tersebut, Ramkemudian pindah ke Banyuwangi, selanjutnya pindah lagi ke Pasuruan, Jawa Timur. SMA-nya pun ia jalani dengan berpindah-pindah, diawali dari SMA Negeri 1 Bau-Bau, Buton, kemudian pindah ke SMA Muhammadiyah di Ambon. Selanjutnya, ia masuk di IKIP Ujung Pandang (kini Universitas Negeri Makassar) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, lulus 1986.
 
Saat masih menjadi mahasiswa ia pernah menjadi ketua Teater Kampus dan salah satu pencetus Sanggar Sastra Kampus. Ia juga aktif di Pers Kampus Mahasiswa sekaligus menjadi perintis Buletin Profesi yang selanjutnya menjadi tabloid Profesi di mana ia menjadi Pemimpin Redaksinya yang pertama selama dua periode. Di luar kampus, tercatat is pernah bergabung dengan salah satu kelompok teater yang telah memiliki sejarah panjang di Makassar, Sanggar Merah Putih Makassar.
 
Sebagai aktor, ia telah banyak berperan dalam berbagai pementasan yang antara lain disutradarai oleh Aspar Paturusi, Rahman Arge, A.M. Mochtar, Udhin Palisuri, Yoedhistira Sukatanya, Yacob Marala dan Fahmi Syarif. Ia juga pernah melakukan eksplorasi dan pentas bersama sutradara dan aktor Perancis Roland Ganamet, eksplorasi bersama Hailintar Lathief dan Is Hakim di Balai Pendidikan Pusat Kesenian Somba Opu (Badikpusaka). Sedangkan sebagai sutradara, ia berhasil mementaskan beberapa reportoar-reportoar yang ditulis oleh Rahman Arge, A.M. Mochtar, Fahmi Syarif, Rendra, Arifin C. Noer, Putu Wijaya dan N. Riantiarno dalam produksi bersama Teater Kampus UNM dan Studio Teater SMKI Negeri Somba Opu.
 
Dalam setiap pertunjukannya, Asia Ramli Prapanca kerap menggunakan idiom-idiom tradisi. Berkat pengalaman dan pengetahuannya tentang dunia teater yang telah lama ia geluti, mantan anggota Komite Teater Dewan Kesenian Makassar dan Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Makassar ini akhirnya membentuk sebuah kelompok teater dengan berbasis pada bentuk kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu secara keseluruhan yang diberi nama Teater Kita Makassar pada 1 Oktober 1993.
 
Mantan pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di sejumlah SLTA di wilayah di Sulawesi Selatan sejak tahun 1986 ini, juga di kenal aktif dalam peningkatan dan pengembangan kesenian di Sulawesi Selatan, membuat jaringan kesenian dan kebudayaan dengan seniman dari Solo, Bandung, Jogjakarta, Jakarta, Semarang, Surabaya, Palu dan Sulawesi Selatan itu sendiri. Ia juga bekerja sama dengan beberapa pekerja seni dan kebudayaan dari Australia, Kanada, Amerika, Jerman, Belanda, Perancis.
 
Kini selain menjadi dosen luar biasa di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Makassar sejak tahun 1995 ini, Asia Ramli Prapanca juga menjadi ketua Baruga Colli Pujie FBS UNM dan manager program Gedung Kesenian Societeit de Harmonie.
 
(Dari Berbagai Sumber) 

You may also like...

Leave a Reply