Benny Krisnawardhi

Nama :
Benny Krisnawardi
 
Lahir :
Batusangkar,
Sumatera Barat,
10 Oktober 1967
 
Pendidikan :
Diploma III, Fakultas Seni Pertunjukan, Jurusan Seni
Tari IKJ,
Program S-1, Fakultas Seni Pertunjukan, Jurusan Tari, IKJ
 
Karya Tari :
Elan Vital (1990),
Garis-Garis (1991),
Ssst-Ssst (1992),
Diatas Kursi Busa Putik (1993),
Sumangaik (1995),
Sauak (1995),
Warih (1997),
Munsani (1998),
Bakutiko (1998),
Sumangaik (1999),
Lapar (2001),
9 1/2 Menit (2002),
Perahu Pinggiran (2003),
Kasiah (2003),
Bakutiko (2003),
Salam (2004)

Koreografer
Benny Krisnawardi
 
 
 
Penari dan penata tari yang berlatar belakang budaya tradisi Minangkabau ini lahir di Batusangkar, Sumatera Barat, 10 Oktober 1967. Belajar menari pertama kali di Gumarang Sakti Dance Company pimp. Gusmiati Suid (alm) sejak 1986. Ia merupakan salah satu penari dan koreografer handal Indonesia. Berlatar belakang pendidikan Diploma III dari Fakultas Seni Pertunjukan, Jurusan seni Tari IKJ, kemudian melanjutkan di Program S-1 pada fakultas dan jurusan di Institut yang sama. Sejak 1990 sampai dengan sekarang menghasilkan belasan karya tari dan telah dipentaskan diberbagai festival didalam maupun diluar negeri diantaranya di Jakarta, Padang, Yogyakarta, Singapura, Taipei dll.

Sebagai penari, ia telah bergabung dengan Gumarang Sakti Dance Company pimpinan Gusmiati Suid (alm), Cipta Dance Company pimpinan Sal Murgiyanto, Pos Indonesia Dance Company pimp. Tom Ibnur dan Sukarji Sriman. Sempat bergabung dan pentas keliling bersama ‘King Lear’ produksi Japan Foundation, sutradara Ong Ken Sen dari Singapura ke Jepang (Tokyo, Fukuoka & Osaka), Singapura, Australia, Jerman (Berlin) dan Denmark (Copenhagen).


Salam (2004)

 
Pernah menjadi asisten koreografer Boi G. Sakti (1990-2001), asisten koreografer dalam Non-Tradisional Dance Technique dan tarian Minangkabau di IKJ (1998-2000), asisten koreografer Deddy Luthan Dance Company (1999). Sempat menjadi direktur artistik dan pelatih teknik tari pada berbagai kesempatan. Belakangan ini, ia aktif mengumpulkan dan melatih remaja-remaja di lingkungan tempat tinggalnya, di Pondok Gede, Bekasi, dengan harapan mereka akan terus menghargai dan mengembangkan seni budaya. 
 
(Dari Berbagai Sumber)   
 
     
 
  

You may also like...

Leave a Reply