Bissu


Aktor Film
Bissu
 
 
Nama lengkapnya Bissu Usman. Sebetulnya ayahnya berasal dari Jawa, sebagai Marsose ditempatkan di Aceh, maka itu Bissu lahir di situ. Tapi kemudian dibesarkan di daerah Bogor, karena begitu ayahnya pensiun, memilih daerah tersebut untuk menetap.
 
Tahun 1918 bekerja di Algemeene Secretarie Bogor sebagai Sechrif Beamte. Tiga tahun kemudian berhenti karena tertarik pada kesenian Sunda, maka dijelajahinyalah pengalaman sebagai anggota dari rombongan Ubrug, Betok, Laes, Reog, Doger, Sandiwara Sunda. Kemudian meningkat mempelajari permainan di panggung Stamboel-Opera. Tahun 1925 mulai main di panggung sandiwara Cina Beng Goat Lauw pimpinan Ny. Ang Goat Nio alias Miss Noni. Dikelilinginya seluruh Jawa. Pindah ke Opera Stamboel Palestina pimpinan Sumampow, lalu ke Sinar Sari pimpinan Musa yang mangkal di Prinsen Park (sekarang Lokasari), tidak jauh dari studio film JIF.
 
Dari situlah kemudian The Teng Chun menariknya menjadi pemain film produksinya. Pada filmnya yang pertama dan kedua, Oh Iboe dan Tjiandjoer (1938), Bissu sebagai pemeran utama, sejak munculnya Moch. Mochtar dalam Alang-Alang (1939), Bissu selalu muncul dalam peran penjahat. Dimasa pendudukan Jepang ia kembali ke sandiwara, lalu bergabung dengan rombongan hiburan Keimin Bunka Shidosho untuk menghibur tentara, romusha, dan lain-lain. Dan masa revolusi dilaluinya sebagai tukang loak.
 
Sejak tahun 1950 kembali main film, tapi sudah tidak mendapat peranan yang cukup berarti. Dalam masa film berwarna belakangan ini pun tetap mendapat kesempatan, mesti tidak terlalu penting. Antara lain dalam Tiada Maaf Bagimu sebagai peminta-minta. Filmny yang terakhir Nafsu Gila (1974) dan Ratu Amplop (1974). Mendapat penghargaan dari Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1972. menjelang akhir hayatnya sering ia mengungkap prestasinya bahwa dialah satu-satunya pemain yang tidak pernah punya rumah sendiri. Dari dulu hanya menumpang di rumah mertua.
 
(Apa Siapa Orang Film Indonesia 1926-1978)

Nama :
Bissu Usman
 
Lahir :
Nangroe Aceh Darussalam,
 4 Juni 1901
 
Wafat :
Jakarta, 14 Desember 1974
 
Pendidikan :
HIS
 
Profesi :
Pemain Sandiwara,
Pemain Film
 
Filmografi :
Oh Iboe (1938),
Tjiandjoer (1938),
Hadji Saleh/Roesia Si Pengkor (1939),
Alang-alang (1939),
Rentjong Atjeh (1940),
Matjan Berbisik (1940),
Tengkorak Hidoep (1941),
Poetri Rimba (1941),
Harumanis (1950),
Djiwa Pemuda (1951),
Sungai Darah (1954),
Petir Sepandjang Malam (1967),
Honey Money and Djakarta Fair (1970)
Tiada Maaf Bagimu (1971),
Ratu Ular (1972),
Cincin Berdarah (1973),
Nafsu Gila (1974),
Ratu Amplop (1974)
 
Penghargaan :
Penghargaan dari Gubernur Ali Sadikin (1972)

You may also like...

Leave a Reply