Bolot


Seniman Teater Tradisional
Bolot
 
 
 
Terlahir dengan nama Muhammad Sulaeman. Dilahirkan di Bogor, Jawa Barat, 10 Mei 1942. Asal mula dijuluki ’Bolot’, karena sejak kecil ia telah diberi gelar Mat (Muhammad) Bolot. Seperti umumnya pemain lenong atau topeng tradisional Betawi.
 

Membangun karier dari bawah. Mulai dari ’pindah-pindah’ grup, grup ’Sinar Subur’ (1964-1975), lalu ke ’Gaya Baru’ (1975-1990). Baru setelah bergabung dengan Nazar Amir yang memimpin group ’Teater Mira’, ia sering diajak bermain lenong di TVRI dan panggung di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan lain-lain. Hampir disetiap lawakannya Bolot ditemani oleh Malih Tong-Tong. Sejak bermain di TVRI itulah perannya berubah menjadi orang ’budeg’.
 
Namanya menjadi di kenal masyarakat setelah ikut bermain dalam sinetron besutan Ali Shahab ’Pepesan Kosong’ (1993-1995). Di sinetron tersebut ia berperan sebagai Ketua RT yang ’budeg’ namun dapat mendengar kalau berhubungan dengan wanita atau uang. Sinetron tersebut mendapat sambutan apresiasi yang besar dari masyarakat, terbukti pada tahun 1996, di buat kembali sekuel keduanya ’Neo Pepesan Kosong’. Selain itu Ia juga ikut bermain dalam Angkot Haji Imron dan Nyai Dasima pada tahun 1995.
 

Komedian yang sempat di calonkan menjadi bakal calon Wali Kota Tangerang selatan ini Kini masih kerap tampil di layar kaca, baik sebagai pemain utama maupun sebagai bintang tamu dalam acara-acara bergenre komedi.
 
(Dari Berbagai Sumber)    

Nama :
H. Muhammad Sulaeman
 
Lahir :
Bogor, Jawa Barat,
10 Mei 1942
 
Group Teater :
Sinar Subur (1964-1975)
Gaya Baru (1975-1990)
Teater Mira
 
Sinetron :
Pepesan Kosong (1993-1995)
Angkot Haji Imron
Nyai Dasima (1995)
Pelangi di Rumah Susun
Neo Pepesan Kosong
Biang Kerok (1996)
 
Filmografi :
Pocong Pasti Berlalu (2014
 
 
 
 
 
 

You may also like...