Boyke Roring

Nama :
Salmon Bouke Roring

Lahir :
Manado,Sulawesi Utara,
23 September 1946

Wafat :
Jakarta, 11 September 2013

Pendidikan :
Akademi Teater Nasional Indonesia (1968)

Aktifitas Teater :
Teater Populer
Teater Koma

Filmografi :
Ponirah Terpidana
(Asisten Sutradara,1983),
Ranjau-ranjau Cinta
(Asisten Sutradara, 1984),
Tjoet Nja Dhien
(Asisten Sutradara, 1986),
Saskia (Sutradara, 1989),
Isabella (Sutradara, 1990)

Seniman Teater
Boyke Roring

Bernama asli Salmon Bouke Roring. Lahir di Manado, Sumatera Utara, 23 September 1946. Pendidikannya di tempuh di Akademi Teater Nasional Indonesia/ATNI (1968). Ia merupakan angkatan terakhir ATNI. Di luar jam kuliah, bersama Nano Riantiarno dan Slamet Rahardjo, kerap mengikuti kursus acting di bawah bimbingan Teguh Karya (alm), yang merupakan salah satu pengajarnya di ATNI.

Ia kemudian ikut dengan Teguh Karya (alm) yang ketika itu membentuk grup Teater Populer. Di Teater Populer ia bergabung dan berlatih bersama sejumlah aktor dan aktris teater seperti Ishaq Iskandar, Tuti Indra Malaon, Effendy, Salim, Dewi Sawitri, Sylvia Nainggolan, Henky Solaiman, Rahayu Effendy, Dicky Zulkarnaen, Mieke Wijaya, Titi Qadarsih, Roselina Oscar, Bustomi, Dadi Djaya, Bustomi SA, Franky Rorimpandey, N. Riantiarno, Purnama, dan Slamet Rahardjo. Ketika itu Teater Populer berlatih dan kerap berpentas di Hotel Indonesia, karena pada waktu itu, Teguh Karya menjadi salah satu asisten manajer pada Art & Culture Department. Di Teater Populer, mulanya ia sebagai pemain dalam peran-peran tambahan.

Selain bermain di Teater Populer, ia juga bergabung dengan Teater Koma yang didirikan oleh N.Riantiarno pada 1 Maret 1977. Ia merupakan anggota angkatan pertama Teater Koma (1978), bersama Joshua D. Pandelaki, Nasri Wijaya, Idries Pulungan, Sari Madjid, Muchlis Gurmilang, Dorias Pribadi, Ronny M. Toha, Embie C. Noer, Widiaty Taufik, Ibnu Hakim, dan Prijo S. Wienardi.

Ketika Teguh Karya membuat film layar lebar, ia juga turut dilibatkan sejak Wadjah Seorang Laki-laki (1971). Tapi kemudian ia main di belakang layar, di mulai sebagai pimpinan unit hingga menjabat asisten sutradara. Setelah Tjoet Nja’Dhien (Eros Djarot, 1986), ia mulai beralih menjadi sutradara dengan menyutradarai Saskia (1989) yang di bintangi oleh Nurul Arifin, Deasy Ratnasari, Rico Tampatty, Charlie Sahetapy dan film Isabella (1990) yang di bintangi oleh Nia Zulkarnaen dan kelompok Search dari Malaysia.

Sutradara Senior Boyke Roring wafat di Jakarta, 11 September 2013, di Rumah Sakit Dewi Sartika karena stroke. Dimakamkan di TPU Kampung Rambutan.

(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...