Enison Sinaro

Nama :
Enison Sinaro
 
Lahir :
Pematang Siantar,
Sumatera Utara,
15 Mei 1959
 
Pendidikan :
Sinematografi IKJ 1983
 
Profesi :
Sutradara Film,
Anggota Dewan Pertimbangan Organisasi KFT (Asosiasi Sineas Indonesia) periode 2007-2011,
 
Kegiatan Lain :
Anggota Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) periode 2006-2009
 
Filmografi :
Mekar Diguncang Prahara (1987),
Kecil-kecil Jadi Pengantin (1987),
Siluman Kera (1988),
Lupus III (1989),
Boneka dari Indiana (1990),
80 tahun Bumiputera (1992),
Oeroeg (1992),
Long Road To Heaven (2007)
 
Sinetron :
DiBawah matahari Bali (1992),
Parmin (1993),
Menhgitung Hari (1995),
Surau Air Hangat (1995),
Hau Ema Timor (1995),
Anakku Terlahir Kembali  (1996-1997)
 
Penghargaan :
Juara II Sayembara Film Mini DKJ 1980,
Juara Harapan Sayembara Film Mini DKJ 1982,
2 Piala sebagai Sutradara dan Editor pada FSI 1994
 


Sutradara Film
Enison Sinaro
 
 
 
Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Menyelesaikan pendidikannya pada jurusan Sinematografi Institut Kesenian Jakarta tahun 1983. Waktu masih di IKJ, Enison pernah meraih Juara II Sayembara Film Mini DKJ tahun 1980 dan Juara Harapan pada tahun 1982.
 
Berangkat dari film bioskop, sebagai asisten sutradara sejak film Mekar Diguncang Prahara tahun 1987. Masih juga jadi asisten sutradara dalam film Oeroeg tahun 1992, film hasil kerja sama dengan Belanda. Tahun 1992 ia mulai mencoba untuk terjun ke sinetron, dan suksesnya dibuktikan dengan dua kali berturut-turut karyanya meraih gelar terbaik pada FSI (Festival Sinetron Indonesia), masing-masing dalam sinetron Parmin tahun 1994 dan Menghitung Hari tahun 1995.
 
Pada FSI 1994 ia mendapat 2 piala sebagai sutradara dan editor sinetron Parmin. Masuk nominasi sutradara dalam sinetron Anakku Terlahir Kembali pada FSI 1996. Beberapa judul sinetron yang pernah disutradarainya antara lain, Dibawah Matahari Bali (1992) masih sebagai asisten sutradara, Parmin (1993) sebagai sutradara dan editor, Menghitung Hari (1995), Surau Air Hangat dan Hau Ema Timor (1995), Anakku Terlahir Kembali (1996-1997).
 
Saat ini, ia bekerja pada Dewan Pertimbangan Organisasi KFT (Asosiasi Sineas Indonesia) periode 2007-2011 dan juga merupakan anggota dari Badan Pertimbangan Perfilman Nasional atau BP2N periode 2006-2009. Ia juga merupakan penasehat bagi murid-murid lulusan dari fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta. Enison adalah pemilik dari majalah film, sutradara dari Look @ Me Reality Show, Long Road to Heaven, Cinta Buat Sasha, Bule Betawi, Kado Istimewa.
 
(Apa Siapa Orang Film Indonesia)

You may also like...