Eva Rosdiana Dewi


Aktris Film
Eva Rosdiana Dewi
 
 
 
Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 15 Januari 1953. Sejak tamat SMA telah aktif diatas pentas, bahkan memiliki grup sendiri, Dewi Art. Terjun ke dunia film pertama kali lewat Mutiara (1977), disusul film yang kedua Perawan Desa (1978). Kedua film tersebut di sutradarai oleh Frank Rorimpandey. Selanjutnya bermain dalam Bayang-Bayang Kelabu (1979), Mawar Cinta Berduri Duka (1981), Lingkaran Cinta (1981), Medali Bukit Selatan (1981), Gepeng Bayar Kontan (1983), Luka Hati Sang Bidadari (1983) dan Penumpasan Sisa-Sisa PKI di Blitar Selatan (1986).
 
Juga bermain dalam film Penyesalan Seumur Hidup (1986), film yang sempat melambungkan namanya di kancah perfilman nasional. Selain itu ia juga bermain dalam film Akibat Kanker Payudara (1987), Putihnya Duka Kelabunya Bahagia (1989), dll. Setelah muncul dalam film Nanti Kapan-Kapan Sayang (1990), Eva yang pernah bermain dalam berbagai TV-play ini terjun ke layar kaca, lewat sinetron Bukan Pinang di Belah Dua (1995).  
 
Selain terlibat sebagai pemain, ia juga tercatat aktif dan giat dalam organisasi, ia pernah menjabat sebagai Ketua PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) cabang Jawa Timur (1968-1990). Tahun 1993 tepilih lagi untuk masa bhakti hingga 1997. Pada periode kepengurusan PARFI 1998-2002 ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum. Setelah terpilih lagi menjadi Ketua Umum PARFI pada Kongres PARFI 2001, namanya nyaris tenggelam dari dunia film dan sinetron. Ia sibuk bergelut dengan organisasi yang mengurusi para artis film itu. Namun, setelah ia melepas kursi Ketua Umum PARFI pada Kongres PARFI Mei 2006 lalu, mantan istri Dwi Yan ini mulai menapak kembali dunia peran yang sudah ia geluti sejak tahun 1970-an. Ia kembali bermain dalam sinetron Bunda yang di tayangkan di TVRI.  
 
Dalam sinetron Bunda, Eva berperan sebagai Ratih, seorang ibu yang memiliki empat putra dan putri yang berperangai kurang baik. Sinetron Bunda sendiri bercerita tentang perjuangan gigih seorang ibu yang menghidupi empat anak kandung dan satu anak angkat secara sendirian. Kini setelah sempat vakum dari dunia seni peran dan terjun ke dunia bisnis di Surabaya, Eva kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) PARFI periode 2011-2015, pada kongres PARFI di Jakarta pada bulan Mei 2011 lalu.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 

Nama :
Eva Rosdiana Dewi
 
Lahir :
Surabaya, Jawa Timur,
 15 Januari 1953
 
Pendidikan :
SMA
 
Organisasi :
Ketua PARFI Jawa Timur
(1968-1990, 1993-1997),
Ketua Umum PARFI
(1998-2002, 2002-2006 ),
Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi PARFI (2011-2015)
 
Filmografi :
Mutiara (1977),
Perawan Desa (1978),
Bayang-bayang Kelabu  (1979),
Mawar Cinta Berduri Duka (1981),
Lingkaran Cinta (1981) ,
Medali Bukit Selatan (1981),
Gepeng Bayar Kontan (1983),
Luka Hati Sang Bidadari (1983),
Penumpasan Sisa-sisa PKI di Blitar Selatan (1986),
Penyesalan Seumur Hidup (1986),
Akibat Kanker Payudara (1987),
Putihnya Duka Kelabunya Bahagia (1989),
Nanti Kapan-kapan Sayang (1990)
 
Sinetron :
Pinang di Belah Dua (1995),
Bunda

You may also like...

Leave a Reply