George Rudy


Aktor Film
George Rudy
 
Lahir di Jember, Jawa Timur, 3 Oktober 1954. Terlahir dengan nama Tjwan Hien. Lulus SMAK Santo Paulus Jember, Jawa Timur, pada tahun 1972. Kemudian, melanjutkan pendidikannya ke Akademi Pemimpin Perusahaan. Pernah juga mengikuti pendidikan ASD-RAFI pada tahun 1976.
Sebelum mendalami dunia akting, ia adalah instuktur beladiri Kyokunhinkai Karate, dengan tingkatan DAN III. Mulai berlatih Kyokushin Karate di Dojo Umum Jember ketika SMA. Memperoleh tingkatan DAN I, saat berusia 19 tahun. Pada tahun 1975, menghadiri World Open Karate Tournament I (WOKT-1) yang diselenggarakan Kyokushinkaikan Tokyo Honbu. Waktu itu Indonesia mendapat undangan dan diberi jatah 4 orang peserta, ia termasuk salah seorang peserta yang terpilih.
Langkahnya terjun ke dunia layar perak dimulai dengan bermain dalam film Pembalasan Naga Sakti (1976), langsung menjadi pemain utama, disusul film Balada Dua Jagoan (1977), Bandit-Bandit Internasional (1977), Pukulan Bangau Putih (1977), dll. Sering tampil dalam film laga, meski sesekali juga bermain dalam film non-action. Banyak film yang dibintanginya disutradarai oleh Fritz G. Schadt
Hanya beberapa aktor laga yang bisa bertahan dan mempunyai nama besar karena memang di dukung oleh sikap disiplin, tanggung jawab dan kejujuran pada diri sendiri maupun pada profesi, salah satunya adalah George Rudy, disamping Barry Prima dan Advent Bangun. Mereka semua dibekali kemampuan beladiri, bukan hanya sekedar itu saja, sikap disiplin, Jujur dan tanggung jawab yang membuat mereka tetap eksis.
 
Hingga tahun 1992, George, telah melakoni film bioskop sebanyak 50 judul dan tampil dalam beberapa sinetron. Beberapa sinetron yang pernah di bintanginya, antara lain: Saur Sepuh sebanyak 78 episode (1992-1994) sebagai Brama Kumbara merangkap penata laga. Dalam Tujuh Manusia Harimau, ia berperan sebagai pemain, penata laga, sekaligus pimpinan produksi. Pada tahun 1996 bersama Advent Bangun dan Barry Prima, ia bermain dalam serial TV Mata Dewa. George juga berperan sebagai Si Buta dalam sinetron serial Si Buta Dari Gua Hantu yang ditayangkan oleh salah satu stasiun TV swasta. Ia juga menulis beberapa skenario, antara lain Badai Jalanan (1989), Harta Karun (1991), dll.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Nama :
Tjwan Hien /
George Rudyanto /
Abdul Hadi
 
Lahir :
Jember, Jawa Timur,
3 Oktober 1954
 
Pendidikan :
SMAK Santo Paulus Jember (1972),
Akademi Pemimpin Perusahaan,
ASD-RAFI (1976)
 
Kegiatan lain :
Instruktur beladiri Kyokunhinkai Karate
 
Filmografi :
Pembalasan Naga Sakti (1976),
Balada Dua Jagoan (1977), Bandit-Bandit Internasional (1977),
 Bang Kojak (1977),
Juara Karate (1977),
Pukulan Bangau Putih (1977),
Sirkuit Cinta (1978),
Bulan Madu (1979),
Gadis Penakluk (1980),
Kembang Padang Kelabu (1980),
 Roman Picisan (1980) Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981),
Dendam Manusia Harimau (1981),
Gondoruwo (1981), Membakar Matahari (1981),
Buaya Putih (1982),
Lebak Membara (1982),
Nyi Blorong (1982), Perhitungan Terakhir (1982),
Si Jagur (1982), Damarwulan – Minakjinggo (1983)
Fire Of Vengeance (1983), Jaka Geledek (1983),
Ken Arok – Ken Dedes (1983),
Midah Perawan Buronan (1983),
Kupu-Kupu Beracun (1984), Jejak Pengatin (1984),
Telaga Angker (1984),
Mawar Berbisa (1984),
Montir-Montir Cantik (1984),
Usia Dalam Gejolak (1984),
Bangunnya Nyi Loro Kidul (1985),
Bukit Berdarah (1985),
Sembilan Wali (1985),
Langganan (1986), Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986),
Terjebaknya Penari Erotis (1986),
Cewek-Cewek (1987), Perempuan Malam (1987), Cewek-Cewek Pelaut (1988),
 Badai Jalanan (1989),
Laura Si Tarzan (1989),
Titisan Si Pitung (1989), Diskotik D.J. (1990),
Si Gondrong Lawan Bek Mardjuk (1990),
Srigala Jalanan (1990),
Daerah Jagoan (1991),
Hartu Karun (1991),
Misteri Ronggeng (1991),
Daerah Jagoan (1991),
Bidadari Berambut Emas (1992),
Lady Dragon 2 (1993)
 
Sinetron :
Badai Jalanan
(skenario, 1989),
Harta Karun
(skenario, 1991),
Saur Sepuh (1992-1994),
Tujuh Manusia Harimau,
Mata Dewa,
Si Buta Dari Gua Hantu,

You may also like...