Gol A Gong

Penulis
Gol A Gong
 
 
Dilahirkan di Purwakarta, Jawa Barat, 15 Agustus 1963. Ia adalah anak kelima dari pasangan Atisah, seorang guru keterampilan putri dan Harris yang juga seorang guru olahraga di Serang, Banten. Terkenal melalui novelnya ‘Balada Si Roy’. Selain menulis novel tersebut, ia juga telah menulis 25 judul novel lain dan ratusan skenario film.
 
Penulis yang kehilangan tangan kirinya akibat kecelakaan diwaktu kecil ini pernah berkuliah di Fakultas Sastra Universitas Padjajaran, Bandung, namun tidak ia tamatkan. Pernah menjadi wartawan dan menjadi script-writer di salah satu televisi swasta nasional. Cerita-cerita pendeknya terdapat diberbagai antologi. Karya-karyanya penuh dengan perjalanan atau petualangan anak muda. Bahasanya lincah dan hidup hingga disukai oleh pembaca muda Indonesia.
 
Sejak remaja ia berimpian untuk memiliki sebuah gelanggang remaja. Impiannya terwujud pada tahun 2001, ketika ia bersama temannya Toto ST Radik dan adiknya Ryas Revolta (alm) mendirikan komunitas kesenian Rumah Dunia di Serang, Banten. Komunitas ini berada di atas tanah 1000 meter persegi di belakang rumahnya di Komplek Hegar Alam, Ciloang, Serang, Banten.
Awal mula menggunakan nama Gola Gong adalah ketika ia mulai menulis cerita ‘Balada Si Roy’, ia bertanya kepada ibunya agar memberikan nama pena baginya. Ibunya berkata bahwa semua kesuksesan itu bukan miliknya melainkan milik Allah. Kata-kata ibunya itu ia terjemahkan dengan ‘Gong’ yang artinya semua milik Allah. Sedangkan ‘Gola’ tercipta ketika ia sedang suka-sukanya nonton bola.
Penulis yang karya sajaknya pernah dimuat dalam ‘Antologi Puisi Indonesia 1997’, menikah dengan Tias Tatanka, gadis asal Solo, Jawa Tengah, diusia 33 tahun. Dari pernikahan ini mereka memiliki empat orang anak Bela, Abi, Jordi, dan Kaka.
(Dari Berbagai Sumber)
 

Nama :
Heri Hendryana Harris
 
Lahir :
Purwakarta, Jawa Barat,
15 Agustus 1963
 
Pendidikan :
Fakultas Sastra Universitas Padjadajaran (tidak tamat)
 
Karier :
Wartawan,
Script Writer di salah satu Televisi Swasta Nasional
 
Aktifitas Lain :
Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat
 
Karya Tulis :
Kutunggu di Yogya (1993),
Perjalanan Asia (1994),    Balada Si Roy,
Kupu-Kupu Pelangi,
Kepada Mu Aku Bersimpuh,
Biarkan Aku Menjadi Milikmu,
Jangan Mau Gak Mau Nulis Seumur Hidup
 
Pencapaian :
Juara bulutangkis antar orang cacat Se-Indonesia, Solo, Jawa Tengah (1985),
Juara bulutangkis antar orang cacat Se-Indonesia, Surabaya, Jawa Timur (1989),
Juara bulutangkis se-Asia Pasifik di Fespic Games di Solo, Jawa Tengah (1989),
Juara bulutangkis se-Asia Pasifik di Fespic Games di Kobe, Jepang  (1990),
Nugra Jasadarma Pustaloka dari Perpustakan Nasional (2007),
Tokoh Perbukuan Islamic Book Fair (2008)
Anugerah Literasi World Book Day (2008),
Anugerah Kebudayaan Kategori Pelestari dan pengembang Warisan Budaya dari kementarian Pendidikan Kebudayaan (2014)

You may also like...