Habiburrahman El Shirazy

Penulis
Habiburrahman El Shirazy
 
 
 
Novelis nomor satu Indonesia versi Insani Universitas Diponegoro Semarang ini, lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976. Kang Abik, demikian novelis ini biasa dipanggil, telah mengeluti dunia sastra sejak usia remaja. Memulai pendidikan menengahnya di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen, Demak, Jawa Tengah, sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, di bawah asuhan K.H. Abdul Bashir Hamzah. Tahun 1992, di usia 16 tahun, ia merantau ke Surakarta, Jawa Tengah untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK).
 
Semasa di MAPK, ia pernah menulis teatrikal puisi berjudul Dzikir Dajjal sekaligus menyutradarai pementasannya bersama Teater Mbambung di Gedung Seni Wayang Orang Sriwedari Surakarta (1994). Di sekolah, ia juga di kenal sebagai siswa dengan segudang prestasi, berbagai perlombaan pernah di juarainya, antara lain, meraih Juara II lomba menulis artikel se-MAN I Surakarta (1994), Pemenang I dalam lomba baca puisi relijius tingkat SLTA se-Jateng dan Pemenang I lomba pidato tingkat remaja se-eks Keresidenan Surakarta (1994).
 
Peraih Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005, IBF Award 2006 untuk Buku Fiksi Terbaik Nasional yang diadakan oleh IKAPI DKI Jakarta, Penghargaan Sastra Nusantara 2008 oleh Pusat Bahasa Sidang Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA), 2008 dan Paramadina Award 2009 for Outstanding Contribution to the Advancement of Literature and Art in Indonesia dari Universitas Paramadina ini juga menjadi pemenang pertama lomba pidato bahasa Arab se-Jateng dan DI Yogyakarta yang diadakan oleh UMS Surakarta (1994), meraih Juara I lomba baca puisi Arab tingkat Nasional yang diadakan oleh IMABA UGM Jogjakarta (1994), dan menjadi pemenang terbaik ke-5 dalam lomba KIR tingkat SLTA se-Jateng yang diadakan oleh Kanwil P dan K Jateng (1995) dengan judul tulisan, Analisis Dampak Film Laga Terhadap Kepribadian Remaja. Ia juga mengisi masa remajanya dengan menjadi penyiar radio JPI Surakarta selama satu tahun (1994-1995) mengisi acara Syharil Quran Setiap Jumat pagi.
 
Tahun 1995, ia menamatkan pendidikan setingkat SMA itu. setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Fakultas Ushuluddin, Jurusan Hadist Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, selesai pada tahun 1999. Tahun 2001, ia lulus Postgraduate Diploma (Pg.D), setelah lulus S-2 dari The Institute for Islamic Studies di Kairo, Mesir.
 
Semasa menempuh studi di Kairo, Mesir, ia aktif dalam sejumlah organisasi diantaranya, memimpin kelompok kajian MISYKATI (Majelis Intensif Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam) di Kairo (1996-1997). Terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti Perkemahan Pemuda Islam Internasional II yang diadakan oleh WAMY (The World Assembly of Moslem Youth) selama sepuluh hari di kota Ismailia, Mesir (1996). Dalam perkemahan itu, ia berkesempatan memberikan orasi berjudul Tahqiqul Amni Was Salam Fil ‘Alam Bil Islam (Realisasi Keamanan dan Perdamaian di Dunia dengan Islam). Orasi tersebut terpilih sebagai orasi terbaik kedua dari semua orasi yang disampaikan peserta perkemahan tersebut.
 
Juga pernah aktif di Mejelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Orsat Kairo (1998-2000). Pernah menjadi koordinator Islam ICMI Orsat Kairo selama dua periode (1998-2000 dan 2000-2002). Pernah dipercaya untuk duduk dalam Dewan Asaatidz Pesantren Virtual Nahdhatul Ulama yang berpusat di Kairo. Dan sempat memprakarsai berdirinya Forum Lingkar Pena (FLP) dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kairo.
 
Selama di Kairo, ia juga telah menghasilkan beberapa naskah drama dan turut menyutradarainya, di antaranya: Wa Islama (1999), Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr. Yusuf Qardhawi yang berjudul ‘Alim Wa Thaghiyyah, 2000), Darah Syuhada (2000). Tulisannya berjudul Membaca Insanniyah al Islam dimuat dalam buku Wacana Islam Universal (diterbitkan oleh Kelompok Kajian MISYKATI Kairo, 1998). Ia berkesempatan pula menjadi Ketua TIM Kodifikasi dan Editor Antologi Puisi Negeri Seribu Menara Nafas Peradaban (diterbitkan oleh ICMI Orsat Kairo).
 
Sebelum pulang ke Indonesia, pada Oktober 2002, ia diundang Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia untuk membacakan pusinya dalam momen Kuala Lumpur World Poetry Reading ke-9, bersama penyair-penyair negara lain. Puisinya dimuat dalam Antologi Puisi Dunia PPDKL (2002) dan Majalah Dewan Sastera (2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dalam dua bahasa, Inggris dan Melayu. Bersama penyair negara lain, puisinya juga dimuat kembali dalam Imbauan PPDKL (1986-2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia (2004).
 
Setibanya di tanah air pada pertengahan Oktober 2002, ia diminta ikut mentashih Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, (Juni 2003). Ia juga diminta menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedia Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya (terdiri atas tiga jilid ditebitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, 2003). Antara tahun 2003-2004, ia mendedikasikan ilmunya di MAN I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta.
 
Sejumlah karya tulis yang ia buat dan telah di terbitkan banyak menjadi Best Seller di pasaran. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan dan Australia. Karya-karya fiksinya yang sebagian besar bertema cinta yang di balut dengan nuansa keislaman tersebut dinilai mampu membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca.  Karya karyanya tersebut antara lain Ayat-Ayat Cinta (2004, telah dibuat versi filmnya), Di Atas Sajadah Cinta (2004, telah disinetronkan) Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih (2007, telah dibuat versi filmnya), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember 2007), Dalam Mihrab Cinta (2007, telah dibuat versi filmmnya dan disinetronkan), Bumi Cinta : dari Sujud ke Sujud, (2010) dan The Romance.
 
Selain novel, ia juga menghasilkan beberapa karya terjemahan dan cerpen seperti Ar-Rasul (GIP, 2001), Biografi Umar bin Abdul Aziz (GIP, 2002), Menyucikan Jiwa (GIP, 2005), Rihlah Ilallah (Era Intermedia, 2004), dll. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi Ketika Duka Tersenyum (FBA, 2001), Merah di Jenin (FBA, 2002), dan Ketika Cinta Menemukanmu (GIP, 2004). Selain itu karyanya juga pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti Solo Pos, Republika, Anninda, Saksi, Sabilli, Muslimah, dll.
 
Kini selain di sibukkan dengan kegiatannya sebagai penulis, ia juga mengajar mengaji di kampung di daerah Salatiga, mengisi pengajian rutin, seminar, bedah buku serta menjadi sutradara film. Debutnya sebagai sutradara di awali lewat film Dalam Mihrab Cinta (2010), yang diangkat dari novelnya dengan judul yang sama. Ia juga mendedikasikan dirinya di dunia dakwah dan pendidikan lewat karya-karyanya dan di Pesantren Karya dan Wirausaha Basmala Indonesia yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah, yang sedang dirintisnya bersama sang adik, Anif Sirsaeba dan budayawan Prie GS.
 
Novelis yang tinggal menetap di Bugel, Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah ini, menikah dengan Muyasaratun Sa’idah, di karuniai dua orang anak Muhammad Nil Author dan Muhammad Zia Ul Kautsar.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 

Nama :
Habiburrahman El Shirazy
 
Lahir :
Semarang, Jawa Tengah,
30 September 1976
 
Pendidikan :
MTs Futuhiyyah 1 Mranggen, Demak, Jawa Tengah,
Pondok Pesantren Al Anwar, Mranggen, Demak,
 Jawa Tengah,
Madrasah Aliyah Program Khusus/MAPK, Surakarta, Jawa Tengah (1992-1995),
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, jurusan Hadist fakultas Ushuluddin (lulus 1999),
Gelar Pg.D setelah lulus S2 di The Institute for Islamic Studies di Kairo, Mesir (2001)
 
Aktifitas Lain :
Penyiar radio JPI Surakarta, Jawa Tengah (1994-1995),
Memimpin kelompok kajian MISYKATI/Majelis Intensif Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam di Kairo, Mesir (1996-1997),
Aktif di Mejelis Sinergi Kalam/Masika ICMI Orsat Kairo, Mesir (1998-2000),
Koordinator Islam ICMI Orsat Kairo, Mesir,
 (1998-2000 dan 2000-2002),
AnggotaDewan Asaatidz Pesantren Virtual Nahdhatul Ulama,
Pemrakarsa Forum Lingkar Pena (FLP) dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kairo, Mesir,
Ketua TIM Kodifikasi dan Editor Antologi Puisi Negeri Seribu Menara Nafas Peradaban,
Ikut mentashih Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir,
kontributor penyusunan Ensiklopedia Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya,
Pengajar MAN I Yogyakarta,
Dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta (2004-2006)
 
Pancapaian :
Juara II dalam Lomba menulis artikel se-MAN I Surakarta, Jawa Tengah (1994),
Juara I dalam lomba baca puisi relijius tingkat SLTA se-Jawa Tengah (1994),
Juara I lomba pidato tingkat remaja se-eks Keresidenan Surakarta, Jawa Tengah
(1994),
Juara I lomba pidato bahasa Arab se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (1994),
Juara I lomba baca puisi Arab tingkat Nasional (1994),
pemenang terbaik ke-5 dalam lomba KIR tingkat SLTA se-Jawa Tengah (1995),
Terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti Perkemahan Pemuda Islam Internasional II yang diadakan oleh WAMY /The World Assembly of Moslem Youth (1996),
Pena Award (2005),
The Most Favorite Book and Writer (2005),
IBF Award 2006 dari IKAPI DKI Jakarta (2006),
Penghargaan Sastra Nusantaradari Pusat Bahasa Sidang Majelis Sastra Asia Tenggara/MASTERA (2008),
Paramadina Award 2009 for Outstanding Contribution to the Advancement of Literature and Art in Indonesia dari Universitas Paramadina (2009)
Novelis nomor satu Indonesia versi UNDIP
 
Karya :
Wa Islama
(naskah drama, 1999),
Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr. Yusuf Qardhawi yang berjudul ‘Alim Wa Thaghiyyah, 2000),
Darah Syuhada
(naskah drama, 2000),
Ar-Rasul (cerpen, terjemahan, GIP, 2001),
Antologi Ketika Duka Tersenyum
(cerpen, FBA, 2001),
Biografi Umar bin Abdul Aziz (cerpen, terjemahan, GIP, 2002),
 Merah di Jenin
(cerpen, FBA, 2002),
Ayat-Ayat Cinta (novel, 2004),
Di Atas Sajadah Cinta
(novel, 2004),
Rihlah Ilallah (terjemahan, Era Intermedia, 2004),
Ketika Cinta Menemukanmu (cerpen, GIP, 2004),
Menyucikan Jiwa (terjemahan, GIP, 2005),
Ketika Cinta Berbuah Surga (novel, 2005)
Pudarnya Pesona Cleopatra (novel, 2005),
Ketika Cinta Bertasbih
 (novel, 2007),
Ketika Cinta Bertasbih 2 (novel, Desember, 2007),
Dalam Mihrab Cinta
 (novel, 2007),
Bumi Cinta : dari Sujud ke Sujud (novel, 2010),
The Romance (novel)
 
Filmografi :
Dalam Mihrab Cinta
(sutradara, 2010)
 

You may also like...