Hengky Solaiman

Aktor Teater
Henky Solaiman
 
 
 
Belajar berteater di Akademi Teater Nasional (ATNI) Yogyakarta yang saat ini telah bubar. Disana ia berjumpa dengan teman-temannya yang kelak menjadi rekan kerjanya, seperti Teguh Karya, Wahab Abdi dan Pietrajaya Burnama. Tahun 1968 ia aktif dalam pementasan teater populer sebagai pemain, penata usaha dan pemasaran.
 
Ketika pertama kali Teguh Karya menangani pembuatan film, ia di ikut-sertakan dengan jabatan pimpinan unit. Setelah itu, ia mulai mengikuti jejak seniman teater lainnya untuk beralih ke layar perak. Pada tahun 1974 menjadi pembantu sutradara, kemudian tahun 1977 menjadi pimpinan produksi. Sebelum terjun ke dunia film, ia adalah seorang manajer agen tunggal sebuah perusahaan swasta.
 
Dengan latar belakang pendidikan kursus Elementer Sinematografi. Pertama kali terjun di film dalam film ‘Wadjah Seorang Laki-laki’ (1971), film pertama garapan Teguh Karya. Kemudian menjadi asisten sutradara dalam film ‘Ranjang Pengantin’ (1974) dan menjadi pemimpin produksi sekaligus produser film ‘Jangan Menangis Mama’ (1977).
 
Mulai tahun 1989 ia menjadi sutradara dan menggarap film ‘Hidup Semakin Panas’, dan ‘Si Kabayan Mencari Jodoh’ (1994). Meskipun banyak film yang dibintanginya namun jarang sekali ia mendapat peran utama.
 
Pada Rabu, 5 November 2014, Aktor senior ini meraih penghargaan FFTV – IKJ ISF 2014 pada acara Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta International Student Festival 2014 di gedung bioskop XXI Taman Ismail Marzuki, ia dinilai berjasa terhadap proses pendidikan di FFTTV – IKJ.
 
(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
Ong Han Kie
 
Lahir :
Bandung, Jawa Barat,
30 Agustus 1941
 
Pendidikan :
Kursus Elementer Sinematografi
ATNI Yogyakarta
 
Filmografi :
Sang Pembela,
Kawin Lari (1974),
Cinta Pertama (1974),
Rembulan Dan Matahari (1979),
Gadis Penakluk (1980),
Usia 18 (1980),
Tali Merah Perkawinan (1981),
Neraca Kasih (1982),
Sorga Dunia Di Pintu Neraka (1983),
Senjata Rahasia Nona (1983),
Ke Ujung Dunia (1983),
Doea Tanda Mata (1984),
Tandes (1984),
Pelangi Di Balik Awan (1984),
Kembang Kertas (1984),
Titik-Titik Noda (1984),
Tak Ingin Sendiri (1985),
Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1985),
Yang Kukuh Yang Runtuh (1985),
Hatiku Bukan Pualam (1985),
Romantika (1985),
Jangan Kirimi Aku Bunga (1986),
Bilur-Bilur Penyesalan (1987),
Kecil-Kecil Jadi Pengantin (1987),
Aku Benci Kamu (1987),
Lupus (1987),
Harga Sebuah Kejujuran (1988),
Hidup Semakin Panas (1989),
Bercinta Dalam Mimpi (1989),
Sang Pembela (1990),
Taksi (1990),
Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990),
Kepingin Sih Kepingin (1990),
Ratapan Anak Tiri III (1990),
Suamiku Sayang (1990),
Lupa Aturan Main (1990),
Sejak Cinta Diciptakan (1990),
Lupus IV (1990),
Bernafas Dalam Lumpur (1991),
Pengantin Remaja (1991),
Si Kabayan Dan Anak Jin (1991),
Ramadhan dan Ramona (1992),
Kembali Lagi (1993),
Ca Bau Kan (2002),
Suster Ngesot (2007),
Rumah Maida (2009),
?????? (2011),
7 Hati 7 Cinta 7 wanita (2011),
Soegija (2012),
Berandal-Berandal Ciliwung (2012),
Soekarno (2013)
Comic 8 (2014),
Tania (2014),
Modal Dengkul (2014),
Mengejar Malam Pertama (2014),
Malam Minggu Miko (2014),
7 Hari 24 Jam (2014),
Jenderal Soedirman (2015),
3 Dara (2015)
 
Pencapaian :
Penghargaan FFTV – IKJ ISF (2014)

You may also like...