J.E Takengkeng

Nama :
Joseph Engelbert Takengkeng
 
Lahir:
Kolongan, Sangihe (Sulawesi), 19 Oktober 1907
 
Wafat :
Makasar (Sulawesi Utara)
 6 Maret 1968
 
Pendidikan :
HIS Manganit, Christelijk Maddagkwek School Bandung,
Chris telijk HKS
Solo
 
Karir :
Guru bahasa Indonesia di Tahuna (1932),
Kepala Schakel School Ulu Siau,
Kepala HIS
Tahuna,
Menteri Pengajaran (1948),
Perdana Menteri Negara Indonesia Timur (1949),
Kepala Jawatan Kebudayaan Kementerian P&K, Perwakilan Sulawesi,
Pengajar Fakultas Sastra
Universitas Hasanuddin,
Pemimpin harian Pemuda Kristen Sangihe Tuwa Kona,
Pemimpin Zaman (Tomohon),
Pemimpin Majalah Sulawesi (1958),
 
Karya :
Rindu Dendam (1934),

 
J.E. Takengkeng
 
 
 
Nama lengkapnya adalah Jan Engelbert Takengkeng. Dilahirkan di Kolongan, Sangihe (Sulawesi), tanggal 19 Oktober 1907, Wafat di Makasar, Sulawesi Utara, 6 Maret 1968. Berpendidikan HIS Manganit, Christelijk Maddagkwek School Bandung, dan Chris telijk HKS Solo.
 
Pernah menjadi guru bahasa Indonesia di Tahuna pada tahun 1932, Kepala Schakel School Ulu Siau, Kepala HIS Tahuna, Menteri Pengajaran di tahun 1948 kemudian Perdana Menteri Negara Indonesia Timur pada tahun 1949 dan terakhir Kepala Jawatan Kebudayaan Kementerian P&K, Perwakilan Sulawesi.
 
J.E. Takengkeng juga ikut mendirikan Universitas Hasanuddin dan pernah menjadi tanaga pengajar di Fakultas Sastra universitas tersebut. Selain itu, ia pernah memimpin harian Pemuda Kristen Sangihe Tuwa Kona, Membantu Suara Umum (Surabaya), Suluh Kaum Muda (Tomohon), Pemimpin Zaman (Tomohon), dan memimpin Majalah Sulawesi ditahun 1958.
 
Ia merupakan salah seorang penyair Zaman Pujangga Baru yang cukup terkenal. Kumpulan sajaknya adalah Rindu Dendam (1934). Sedangkan sajak-sajaknya yang lain dimuat dalam majalah Pembangunan (1947), Zenith (1951), Siasat, dan Indonesia (1953) 
 
(Ensiklopedi Sastra Indonesia)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

You may also like...

Leave a Reply