Ken Zuraida

Sejak itu menangani pentas besar Oidipus Sang Raja serta pentas-pentas di luar negeri hingga Sobrat, 2005, di Graha Bhakti Budaya, Jakarta. Ia muncul sebagai tenaga ahli artistik di beberapa pentas di Eropa, juga Asia. Berperan sebagai pemain Nenek berusia 678 tahun dalam pentas berdua dengan Rendra“dalam Kereta Kencana” yang memperoleh pujian di kota-kota besar Indonesia hingga Kuala Lumpur Malaysia. Menerjemahkan drama dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia untuk beberapa pentas grup drama di Indonesia.

Menulis Monolog dan memainkannya sendiri pada festival Monolong di Taman Ismail Marzuki, 2005. Menyutradarai Pementasan Teater Nyai Ontosoroh, dalam rangka Memperingati Hari Kartini April 2007 di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Menulis naskah Nyai Ontosoroh adaptasi Bumi Manusia, karya Pramoedya Ananta Toer. Menjadi Sutradara pementasan Mastodon Dan Burung Kondor pada 11-14 Agustus 2011 di Graha Bhakti Budaya, Taman ismail Marzuki.

Memimpin Ken Zuraida Project dan mengelola Wayang Plastik Akarawa dan mementaskannya di sekolah-sekolah dan komunitas. Memimpin kegiatan di Bengkel Teater Rendra sejak Rendra wafat, 6 Agustus 2011. Ilmu dan metode latihan yang diwariskan Rendra terus dipraktekkan di tempat ini oleh beberapa anggota Bengkel Teater Rendra dan murid-murid baru yang dipimpin oleh Ken Zuraida.

(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...

Leave a Reply