Kusno Soedjarwadi


Aktor Film
Kusno Soedjarwadi
 
 
Dilahirkan di Ngarang, Kulon Progo, Yogyakarta, 17 Agustus 1931. Dibesarkan di Garut, Jawa Barat. Lulusan Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi), Yogyakarta tahun 1954 ini, mulai bermain film pada tahun 1955 lewat film Sampai Berjumpa Kembali. Lima tahun berikutnya, ia mendapat peran utama pertama lewat film Lahirnya Gatotkaca arahan sutradara D. Djajakusuma. Ia juga menjadi pemeran utama dalam film Tangan-Tangan Jang Kotor pada tahun 1963.
 
Namanya menjadi populer lewat peran Sapu Jagat dalam film Si Buta dari Goa Hantu (1970). Selain membintangi sejumlah film, ia juga pernah memproduksi film sendiri dan sekaligus merangkap sebagai sutradara didalam beberapa film antara lain Direktris Muda (1977), Supirku Sayang (1978) dan Cowok Masa Kini (1978). Pernah mendapat sejumlah penghargaan antara lain Best Actor PWI Jaya 1972-1973 dalam film Perkawinan (1972), Aktor Terbaik kedua pada FFI 1974 dalam film Rio Anakku (1973), Penghargaan Kesetiaan Profesi dari Dewan Film Nasional (1991) dan penghargaan lifetime achievement dari Festival Film Bandung (2008).
 
Dalam bidang organisasi ia pernah menjadi Ketua I PARFI (1975-1983), anggota Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (1986-1990) dan Lembaga Kesenian Kosgoro. Selain aktif di film ia pernah membintangi beberapa sinetron, diantaranya Dibalik Matahari (1995), Tirai Kasih Yang Terkoyak (1996-1997) dan Perawan Lembah Wilis (1997).
 
Mantan Anggota Corps Pelajar Siliwangi (1947-1950) dan Corpa Polisi Militer di Garut (1950-1951) ini, meninggal dunia pada 28 Oktober 2008 di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, karena menderita diabetes mellitus.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 

Nama :
Soedjarwadi
 
Lahir :
Ngarang, Kulon Progo, Yogyakarta, 17 Agustus 1931
 
Wafat :
Depok, Jawa Barat,
28 Oktober 2008
 
Pendidikan :
Akademi Seni Drama dan Film, Yogyakarta (1954)
 
Profesi :
Aktor Film,
Sutradara Film,
Produser Film
 
Kegiatan Organisasi :
Ketua I PARFI (1975-1983),
Anggota Komite Film DKJ
(1986-1990),
Lembaga Kesenian Kosgoro
 
Penghargaan :
Best Actor PWI Jaya
(1972-1973),
Aktor Terbaik kedua FFI (1974),
Penghargaan Kesetiaan Profesi dari Dewan Film Nasional (1991),
Penghargaan Lifetime Achievment dari Festival Film Bandung (2008)
 
Filmografi :
Lahirnya Gatotkatja (1960),
Darah Nelajan (1965),
Tjinta Diujung Tahun (1965),
Mutiara hitam (1967),
Matahari Pagi (1968),
Tuan Tanah Kedawung (1970),
Spy and Journalist (1971),
Perawan Disektor Selatan
(1971),
Api Dibukit Menoreh (1971),
Selamat Tinggal Kasih (1972),
Perkawinan (1972),
Mawar Rimba (1972),
Buah Bibir (1972),
Pahlawan Goa Selarong (1972),
Tabah sampai akhir (1973),
Dimana Kau Ibu (1973),
Perempuan (1973),
Bulan diatas kuburan (1973),
Rio Anakku (1973),
Tokoh  (1973),
Kemasukan Setan (1974),
Dikejar Dosa (1974),
Wanita Segala Zaman  (1974),
Kehormatan (1974),
Mistery in Hongkong (1974),
SisaSisa Laskar Panjang (1974),
Butet (1974),
Senyum Dipagi Bulan Desember (1974),
Senyum dan tangis (1974),
Cinta  (1975),
Semalam di Malaysia (1975),
Jinak-Jinak Merpati (1975),
Laila Majenun  (1975),
Bunga Roos (1975),
 Pacar pilihan (1975),
Setulus hatimu (1975),
Selalu dihatiku (1975),
Pelacur (1975),
Sebelum Usia 17 (1975),
Hanya Untukmu (1976),
Gadis Panggilan (1976),
DR. Firdaus (1976),
Ateng Sok Tahu (1976),
Tragedi Tante Sex (1976),
Janji Sarinah (1976),
Cinta Rahasia (1976),
Ateng the Godfather (1976),
Cinta Abadi (1976),
Gersang Tapi Damai (1977),
Ateng Sok Aksi (1977),
Manager Hotel (1977),
Direktris Muda (1977),
Operasi Tinombala (1977),
Pengalaman Pertama (1977),
Dari Mata Turun Kehati (1979),
Mana Tahan (1979),
Sopirku Sayang (1978),
Martini (1978),
Dari Mata Turun Kehati (1979),
Pelajaran Cinta (1979),
Tempatmu Disisiku (1980),
Darna Ajaib (1980),
Yang kembali bersemi (1980)
Jangan coba raba raba (1980)
Perjalanan Cinta (1980),
 Manis-Manis Sombon (1980),
Masih Adakah Cinta (1980),
Salome (1980),
 Karena Lirikan (1980),
Putri Giok (1980),
Manusia Berilmu Gaib (1981),
Sekuntum Mawar Putih (1981),
Jeritan Malam (1981),
Dalam Lingkaran Cinta (1981),
Fajar yang Kelabu (1981),
Bila Hati Wanita Menjeri (1981),
Amalia S.H (1981),
Dr. Karmila (1981),
Tangan-Tangan Mungil (1981),
Ajian Macan Putih (1982),
Warok Singo Kobra  (1982),
Sunan Kalijaga (1983),
Kadarwati (1983),
Merindukan Kasih Sayang (1984),
Kontraktor (1984),
Tinggal Landas Buat Kekasih
(1984),
Hati Seorang Wanita (1984)
Syeh Siti Jenar (1985),
Sunan Kalijaga Dan Syech
Siti Jenar (1985),
Dendam Dua Jagoan (1986),
Pertarungan Untuk Hidup (1986),
Pacar Pertama (1986),
Merpati Tak Pernah Ingkar Janji (1986),
Terang Bulan Ditengah Hari (1988),
Pembalasan Setan Barong
(1989),
Kisah Cinta Nyi Blorong (1989),
Syeh Siti Kobar (1989) Membangkang (1989),
Makhluk Dari Kubur (1991),
 Pintar-Pintaran (1992),
Godaan Perempuan Halus (1993)
 
Sinetron :
Dibalik Matahari (1995),
Tirai Kasih Yang Terkoyak (1996-1997),
Perawan Lembah Wilis (1997)

You may also like...

Leave a Reply