Maman S. Mahayana


Kritikus Sastra
Maman S. Mahayana
 
 
Dikenal sebagai budayawan, kritikikus sastra dan juga pengajar kawakan asal Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Lahir di Cirebon, Jawa Barat, 18 Agustus 1957. Menyelesaikan studinya pada Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Indonesia tahun 1986, kemudian melanjutkan pendidikan Program Ilmu Susastra Pasca Sarjana di Universitas Indonesia, selesai tahun 1997.
 
Menjadi pengajar di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (sekarang Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya), Fakultas Sastra Universitas Pakuan (Bogor) dan pengajar Departemen Melayu-Indonesia Universitas Hankuk Untuk Studi Asing (HUFS), Seoul, Korea Selatan. Selain mengajar, ia aktif dalam berbagai penelitian. Sering menjadi editor lepas untuk beberapa buku. Aktivitas lainnya adalah menjadi anggota Pengurus Ikatan Sarjana Kesusasteraan Indonesia (HISKI).
 
Peneliti Beprestasi di Lingkungan Universitas Indonesia tahun 2003 ini, pernah menjadi Redaktur Tamu Jurnal Politik Internasional (FISIP-UI) tahun 1992, Pemimpin Redaksi Majalah Santun tahun 1994, Serta Pengasuh Rubik Apresiasi Sastra Majalah Horison. Menjadi ketua komite sastra Dewan Kesenian Jakarta, periode 2003-2006. Kritikus sastra yang sering menjadi pembicara tamu diberbagai seminar satra ini, pernah menjadi penerjemah kumpulan cerpen Korea, Pertemuan, dan Selepas Perang bersama Teguh Imam Subarkah di tahun 1996. Menjadi editor kumpulan cerpen Ahmad Tohari, Senyum Karyamin (1986) dan Nyanyian Malam (2000). Juga dikenal sebagai penulis esai dan kritik di sejumlah media massa terkemuka di Malaysia. Telah menyunting puluhan buku, diantaranya, Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern (1992), Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia (2001), Sembilan Jawaban Sastra Indonesia (2005) dan Bermain-main dengan Cerpen (2006).  
 
Menikah dengan Adriani Koesmarijanti, dikaruniai tiga orang anak, Andhika Maharaya, Fatih Maharini dan Adhitya Maheswara.
 
 (Dari Berbagai Sumber)

Nama :
Maman S. Mahayana
 
Lahir :
Cirebon, Jawa Barat,
18 Agustus 1957
 
Pendidikan :
Fakultas Sastra Universitas Indonesia (1979-1986)
Program Ilmu Susastra Pasca Sarjana Universitas Indonesia (1993-1997)
 
Karier :
Pemimpin Redaksi Majalah Santun (1994),
Pengasuh Rubrik Apresiasi Sastra Majalah Horison
Pengajar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Pengajar Fakultas Sastra Universitas Pakuan, Bogor,
 Pengajar Departemen Melayu-Indonesia Universitas Hankuk Untuk Studi Asing, Seoul, Korea Selatan,
 
Aktifitas Lain :
Anggota Pengurus Ikatan Sarjana Kesusasteraan Indonesia (HISKI),
Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (2003-2006)
 
Karya Tulis :
Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern (bersama Achmad Dian dan Oyon Sofyan (1992)
Kesussastraan Malaysia Modern (1995)
Ekstrinsikalitas Novel Indonesia, Akar Melayu
 
Pencapaian :
Peneliti Berprestasi di lingkungan Universsitas Indonesia (2003)
Anugerah Serantau Sagang (2006)

You may also like...

Leave a Reply