Marida Nasution


Seniman Grafis
Marida Nasution
 
 
 
Dilahirkan di Jakarta, 2 Januari 1956. Mulai menggemari menggambar sejak masih kanak-kanak. Ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki minat tinggi pada kesenian. Ayahnya, Basaruddin Nasution, berprofesi sebagai pengacara ternyata suka menggambar. Ibunya, Nursyamsu Nasution adalah sastrawati Angkatan’45 yang menulis cerita anak-anak di zaman Balai Pustaka. Karena minatnya pada seni menggambar, Marida pun memutuskan untuk masuk ke jurusan seni grafis Institut Kesenian Jakarta dan lulus pada tahun 1981. Menurutnya seni grafis itu menarik karena tidak hanya menggambar, tapi juga ada unsur cetak.
 
Marida juga rajin menggelar pameran, baik pameran bersama maupun pameran tunggal, di dalam maupun diluar negeri seperti di Seoul (Korea Selatan) pada tahun 1985, Frechen (Jerman Barat) tahun 1986, Ljublijana (Yugoslavia) tahun 1989, Athena (Yunani) tahun 1990, Paris (Perancis) di tahun 1990, Rusia pada tahun 1990, Mesir tahun 1991, Krakow (Polandia) tahun 1991, Ukraina pada tahun 1991, Maastricht (Belanda) tahun 1993, Ljubijana (Slovenia) pada tahun 1993 dan 1995, Barcelona (Spanyol) tahun 1996, Stockholm (Swedia) ditahun 1997, Durban (Afrika Selatan) pada tahun 1998, Beograd (Yugoslavia) tahun 1998, Roma (Itali) juga dirahun 1998 dan Bitola (Macedonia) pada tahun 2000.
 


Bola-Bola Kehidupan

Dalam pameran yang berlangsung pada akhir Maret 2001 yang bertempat di Galeri Nasional, untuk pertama kalinya Marida menggabungkan tiga unsur seni murni dalam satu karya instalasi, yaitu seni grafis, seni patung dan seni lukis. Sebab menurutnya konsep karya instalasi yang dibuat tidak cukup hanya memakai grafis saja, perlu ada pemakaian patung dan memakai gambar yang dilukis sehingga karya instalasi itu menjadi satu kesatuan karya yang utuh sesuai dengan konsep karya yang diinginkannya.

Beberapa penghargaan pernah diraih Marida. Antara lain, Medali Khusus pada Pan Pasific Art di Seoul, Korea Selatan pada tahun 1985, Medali Khusus dan Piringan Hitam pada II Mediteranean Biennale Of Graphic Art di Athena, Yunani tahun 1990 dan Biennale of Graphic Arts di Ljubijana, Yugoslavia (Slovenia) tahun 1996 dan Graphic Installation Art piece selected for the permanent collection di Museum Nasional tahun 2002.  
Terus berkarya itulah tekadnya. Selain akan turut berpameran bersama seniman-seniman lainnya, baik di dalam maupun luar negeri, Marida Nasution memendam keinginan untuk dapat menggelar pameran tunggalnya setiap tiga tahun sekali. “Waktu tiga tahun saya rasa cukup untuk mengumpulkan karya-karya baru dengan tema-tema baru,” ucap Marida.
 
 (Dari Berbagai Sumber)
 

Nama :
Marida Nasution
 
Lahir :
Jakarta, 2 Januari 1956
 
Pendidikan :
Institut Kesenian Jakarta, jurusan seni grafis
(1981)
 
Penghargaan :
Medali Khusus pada Pan Pasific Art di Seoul,
Korea Selatan (1985),
Medali Khusus dan Piringan Hitam pada II Mediteranean Biennale Of Graphic Art
 di Athena, Yunani (1990)
Biennale of Graphic Arts di Ljubijana, Yugoslavia (Slovenia) tahun 1996,
Graphic Installation Art piece selected for the permanent collection di Museum Nasional (2002) 

You may also like...

Leave a Reply