Merriam Bellina

Nama :
Eliza Meriam Bellina Maria Bamboe
 
Lahir :
Bandung, Jawa Barat,
10 April 1965
 
Pendidikan :
SMAK Dago, Bandung
 (tidak tamat)
 
Pencapaian :
Piala Citra untuk Aktris Utama pada FFI 1984, lewat film Cinta Dibalik Noda (1984),
 Piala citra lewat film Taksi (1990),
Aktris Terbaik FSI 1994 lewat sinetron Aku Mau Hidup (1994),
Piala citra untuk film Get Married (2007),
Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Festival Film Bandung lewat film Slank Ga Ada Matinya (2014),
 Piala Maya kategori Pemeran pendukung Terbaik dalam film Slank Ngga Ada Matinya (2014)
 
Filmografi :
Perawan-Perawan (1981),
Koboi Sutra Ungu (1981),
Dongkrak Antik (1982),
Neraca Kasih (1982),
Perkawinan 83 (1982),
Roro Mendut (1982),
Bumi Bulat Bundar (1983),
Senjata Rahasia Nona (1983),
Sorga Dunia di Pintu Neraka (1983),
Pengantin Pantai Biru (1983),
Dia Yang Tercinta (1984),
Buktikan Cintamu (1984),
Permata Biru (1984),
Bercinta Dalam Badai (1984),
Titik Titik Noda (1984),
Cinta di Balik Noda (1984),
Kabut Perkawinan (1984),
Kerikil Kerikil Tajam (1984),
Kulihat Cinta Dimatanya (1995),
Romantika (1985),
Untuk Sebuah Nama (1985),
Tak Ingin Sendiri (1985),
Ketika Musim Semi Tiba (1986),
Catatan Si Boy I (1987),
Selamat Tinggal Jaennette (1987),
Tatkala Mimpi Berakhir (1987),
Makin Lama Makin Asyik (1987),
Catatan Si Boy II (1988),
Si Kabayan dan Gadis Kota (1988),
Catatan Si Boy III (1989),
Saat Kukatakan Cinta (1989),
Bercinta Dalam Mimpi (1989),
Namaku Joe (1989),
Joe Turun Ke Desa (1990),
Nona Manis (1990),
Taksi (1990),
Boneka dari Indiana (1990),
Catatan Si Boy IV (1990),
Taksi Juga (1991),
Bukan Main (1991),
Asmara (1992),
Kafir (2002),
Leak (2007),
Get Married (2007),
Tulalit (2008),
Basahhh… (2008),
Get Married 2 (2009),
XXL-Double Extra Large, (2009),
Love and Edelweiss (2010),
Kabayan Jadi Milyuner (2010),
Get Married 3 (2011),
Test Pack You’re My Baby (2012),
Cinta Brontosurus (2013),
Honeymoon (2013),
Get Married 4 (2013),
SLANK Ga Ada Matinya (2013),
Bajaj Bajuri The Movie (2014),
Ku Kejar Cinta Ke Negeri Cina (2014),
99 % Muhrim – Get Married 5 (2015)
 
Sinetron :
Buku Harian 3,
Emosi,
Aku Mau Hidup,
Pengantin Lari,
Noktah Merah
 Perkawinan 2,
Cintailah Daku,
Wanita,
Atas Nama Cinta
 dan Anakku,
Hanya Ada Satu Cinta,
Kabut Suta Ungu,
Putri Maharani,
Jangan Rebut Suamiku,
Pernikahan Dini,
Oom Pasikom,
Siapa Takut Jatuh Cinta,
Itu Kan Cinta,
Teman Tapi Mesra,
Anak Ibuku,
Tali Kasih,
Playboy Cap Jempol,
Makan Nggak Makan, Ngumpul,
Kisah Sedih Di Hari Minggu,
Bunda,
Dara Manisku,
Asyiknya Pacaran,
Cintailah Aku Gadis,
Demi Cinta,
Liontin,
Intan,
Darling,
Janji,
Juwita Jadi Putri,
Mutiara,
Cahaya,
Putri Yang Terbuang,
Upik Abu dan Laura,
Assalamualaikum Cinta,
Sekar,
Kasih Ibu,
Dewi,
Doa dan Karunia,
Dia Bukan Anakku(2010)
 
Album :
Simfoni Rindu (1983),
Untuk Sebuah Nama (1984),
Kerinduan (1985),
Belajar Bernyanyi (1986),
Begitu Indah (1986),
Mulanya Biasa Saja (1987),
Jangan Pernah Ragukan-Single (1988),
Aku Percaya (1989),
Kata Hati-Soundtrack Namaku Joe (1989),
Seandainya Masih Mungkin-Single (1989),
Mungkin Aku Harus Berlalu (1990),
Asmara (1993),
Kucinta Kamu (1999)

Aktris Film
Merriam Bellina
 
 
 
Lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 April 1965. Sebelum menjadi aktris film perempuan berdarah campuran Jerman-Sunda-Belanda, anak pasangan Maria Theresia dan G.H. Bamboe ini sebenarnya ingin berkarier menjadi pramugari maskapai Garuda Indonesia, tetapi dia keluar dari SMAK Dago Bandung ketika duduk kelas II dan menjadi gadis sampul di majalah Gadis.
 
Sempat berdomisili di Kanada. Disana ia mempelajari bahasa Inggris, sehingga dapat berbicara bahasa Inggris dengan lancar. Pertama kali muncul dalam film ’Perawan-Perawan’ (1981). Selanjutnya bermain dalam film ’Koboi Sutera Ungu’ (1981), ’Perkawinan 83’ (1982), ’Roro Mendut’ (1982), ’Bumi Bulat Bundar’ (1983), ’Sorga Dunia Di Pintu Neraka’ (1983), ’Kabut Perkawinan’ (1984), ’Kerikil-kerikil Tajam’ (1984), ’Kulihat Cinta Dimatanya’ (1985), ’Tak Ingin Sendiri’ (1985), ’Ketika Musim Semi Tiba’ (1986), dll.
 
Dikenal sebagai aktris yang tidak pernah memilih-milih peran, beragam peran pernah ia lakoni. Bahkan Penampilan yang terbilang berani-pun pernah ia bawakan seperti dalam film ’Roro Mendut’ (1982) besutan sutradara Ami Priyono (alm), di mana ia sempat melakoni adegan panas dan pernah mendapat predikat sebagai ’Bom Seks Indonesia’ saat itu.
Namanya semakin mencuat ketika ikut membintangi film ’Catatan Si Boy’, yang dimainkannya bersama Onky Alexander dan Didi Petet. Selain bermain dalam layar lebar, ia juga tercatat membintangi sejumlah sinetron, diantaranya ’Aku Mau Hidup’ (1994), ’Buku Harian I’ (1994), ’Emosi’ (1995), ’Buku Harian II’ (1995), ’Kaca Benggala’ (1995), ’Wanita’ (1996), ’Buku Harian III’ (1996), ’Bundaku Terpidana’ (1997), dll. Tak heran jika ia dijuluki sebagai ’Magma Perfilman Indonesia’ karena ia satu-satunya aktris Indonesia yang selalu berkarya tiap bulan tiap tahun tanpa jeda waktu dari tahun 1981 sampai sekarang.
Atas peran aktifnya di dunia film, tercatat, ia pernah meraih beberapa penghargaan bergengsi didunia film. Meraih piala Citra untuk kategori Aktris Utama pada FFI 1984 atas perannnya dalam film ’Cinta Dibalik Noda’ (1983), mendapatkan piala Citra lewat film ’Taksi’ di tahun 1990. Terakhir, ditahun 2007, ia meraih piala Citra atas perannya dalam film ’Get Merried’. Ia juga meraih gelar Aktris Sinetron Terbaik Festival Sinetron Indonesia (FSI) 1994 dalam sinetron ’Aku Mau Hidup’ (1994).    
Dikenal juga sebagai seorang penyanyi. Ia pernah membawakan lagu-lagu ciptaan (alm) Pance F. Pondaag. Sebagai penyanyi, Mer, nama panggilannya, pernah merilis album ’Simfoni Rindu’, ’Untuk Sebuah Nama’ dan ’Belajar Menyanyi’. Lagunya yang berjudul ’Begitu Indah’, ’Kerinduan’ dan ’Mulanya Biasa Saja’ menjadi lagu legenda nostalgia hingga kini.
(Dari berbagai Sumber)  
 

You may also like...

Leave a Reply