Nama :

Nama :
Nazar Amir
 
Lahir :
Jakarta, 31 Desember 1949
 
Wafat :
Jakarta, 7 Maret 2010
 
Pendidikan :
SMA
Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun (tingkat III)
 
Kegiatan lain :
Pimpinan Teater Mira,
Programmer Radio CBB,
General Manger
PT. Radio Muara
 
Filmografi :
Badai di Awal Bahagia (1981),
Perawan Rimba (1982),
CHIPS (1982),
Pengorbanan (1982),
Satria Bergitar (1983),
Asal Tahu Aja (1984),
Ojek (1991)
 
Sinetron :
Pepesan Kosong
(1993-1997),
Neo Pepesan Kosong,
Nurlela (1995),
Melodi Cinta,
Si Doel Anak Sekolahan III,
Angkot Haji Imron (1996),
Mr. Olga


Nazar Amir
 
 
 
Lahir di Jakarta, 31 Desember 1949. Setamat SMA, ia melanjutkan studinya ke Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun, namun hanya sampai tingkat III. Nazar Amir dikenal sebagai pimpinan Teater Mira, sebuah kelompok teater yang cenderung ke arah teater tradisional Jakarta, lenong, yang sering tampil di TVRI. Sebelum terjun ke dunia layar perak, ia pernah bekerja menjadi manajer Hotel Borobudur dan executive manager Hotel Nirwana, keduanya di Jakarta. 
 
Bermain di Film untuk pertama kalinya tampil sebagai pemeran pembantu dalam film ‘Badai di Awal Bahagia’ (1981). selanjutnya ikut bermain dalam film ‘Pengorbanan’, ‘Perawan Rimba’, ‘CHIPS’ (1982). Ia juga tampil dalam film-film yang dibintangi oleh Rhoma Irama, yakni dalam film yang berjudul ’Pengorbanan’ (1982), dan ’Satria Bergitar’ (1983). Kemudian bermain dalam Film ’Asal Tahu Aja’ (1984) dan ’Ojek’ (1991).
 
Selama di berkarier dibidang film, Nazar Amir juga bekerja menjadi programer pada radio CBB dan General Manager pada PT. Radio Muara. Namanya semakin dikenal setelah bermain dalam sinetron ’Pepesan Kosong’ (1993-1997) bersama Malih Tongtong dan Bolot. Karena digemari oleh pemirsanya, sinetron yang di sutradarai oleh Ali Shahab ini bahkan di buat sekuel keduanya yakni ’Neo Pepesan Kosong’.
 
Juga bermain dalam Sinetron ’Nurlela’ (1995), ’Melodi Cinta’, Si Doel Anak Sekolahan III’ dan ’Angkot Haji Imron’ (1996) yang juga masih sarat dengan nuansa Betawi. Pada, 17 Juli 1997, Nazar Amir dilantik sebagai anggota DPR-D DKI Jakarta masa bakti 1997-2002.
 
Wafat pada,7 Maret 2010 di Jakarta, dan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Kober, Rawabunga, Jatinegara. Menurut Mira, anak pertama almarhum, Nazar Amir terjatuh di kamar mandi dan sempat dibawa ke RS Mitra Internasional, namun nyawanya tidak tertolong lagi. Nazar Amir meninggalkan lima anak dan 10 cucu. Sampai akhir hayatnya pun ia masih aktif di layar kaca, karena sehari sebelum ia wafat, masih mengikuti syuting sinetron ’Mr. Olga’ yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 

You may also like...

Leave a Reply