Oky Arfie Hutabarat

Nama :
Oky Arfie Hutabarat
 
Lahir :
Jakarta, 8 Oktober 1966
 
Pendidikan :
 Fakultas Seni Rupa. Jurusan Desain Komunikasi Visual Institut Kesenian Jakarta (1987- 1997)
 
Karier :
Multimedia Designer di Production House Yasawirya Tama Cipta (1997-2003),
Head of Production di Lontar Foundation (2003-2008),
Pengajar Institut Kesenian Jakarta (2009 s/d sekarang)
 
Aktifitas lain :
Pendiri Ruang Rupa
 
 

Perupa
Oky Arfie Hutabarat
 
 
 
Lahir di Jakarta, 8 Oktober 1966. Pendidikannya di tempuh di IKJ, Fakultas Seni Rupa. Jurusan Desain Komunikasi Visual, angkatan 1987 dan lulus S1 pada tahun 1997. Kemudian ia mengajar dialmamaternya sejak tahun 2009 sampai sekarang. Setelah sebelumnya sempat bekerja di Production House Yasawirya Tama Cipta, sebagai multimedia designer (1997-2003) dan bekerja di Lontar Foundation, sebagai Head of Production (2003-2008). Ia juga merupakan salah seorang pendiri ruangrupa, sebuah inisiatif seniman muda di Jakarta ini, dikenal sebagai pelukis yang mempunyai pengalaman berpameran sangat banyak, baik itu dalam bentuk pameran tunggal maupun bersama.
 
Pameran tunggal yang pernah di lakukannya adalah pameran tunggal ‘dan aku lihat manusia tanpa kepala ….’ yang diadakan di Galeri Cemeti, Yogyakarta (1997), pameran tunggal ‘Confusing Times’ di Galeri Lontar, Jakarta (1999) dan pameran tunggal ‘Deadman’s Alive’ di Galeri JakArt, Jakarta (2002). Sedangkan pameran bersama yang pernah diikutinya antara lain pameran kompetisi Philip Morris Group of Companies Indonesia Art Award (1996), pameran bersama ‘Struggle and Creation’ di Erasmus Huis/Pusat Kebudayaan Belanda, Jakarta (2003), pameran bersama ‘Indonesia Today’ di Linda Gallery, Singapura (2008), pameran bersama Ruangrupa ‘Hanya Memberi, Tak Harap Kembali’ di Galeri Nasional (2011), ‘15th Asian Art Biennale Bangladesh 2012’ (Dhaka, Bangladesh), pameran bersama ‘Karya Untuk Kawan #4 Artfor Solidarity’ di Galeri Nasional Hall B.
 


Allah (2013)

Tidak hanya itu, ia yang tergabung dalam kelompok 12 PAS juga kerap mengadakan sejumlah pameran dengan kelompoknya tersebut diantaranya pameran ‘12 PAS di Bali’, Popo Danes Art Veranda, Denpasar, Bali (2006), Karya Instalasi ‘12 PAS Bridge’, pada Jakarta Biennale (2011), dan pameran ‘12 PAS Fabric Experience’, di Bentara Budaya Jakarta (2011). 12 PAS sendiri merupakan nama dari sekelompok perupa yang berkiprah sejak tahun 2005. Awalnya sebagian besar anggotanya adalah alumnus jurusan Seni Rupa IKJ/LPKJ, Jakarta. Latar belakang profesi mereka adalah pelukis, pematung, pegrafis, juga pelaku fashion. Aktifitas pameran mereka tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di beberapa kota besar seperti Bandung, Solo, Denpasar Bali. Selain menampilkan karya-karya personal, kecenderungan kolaboratif, karya bersama juga menjadi ciri kelompok ini.
 

 
Pada bulan Juni 2013, pelukis yang menetap di Jakarta ini kembali tampil dalam Pameran Pengajar Seni Rupa Se-Indonesia ‘MELIHAT/DILIHAT’ di Galeri Nasional Jakarta (2013). Pameran ini menampilkan 74 beragam karya dosen senirupa terpilih dari 31 Perguruan Tinggi di Indonesia. Dalam pameran ini, ia menampilkan salah satu karyanya yakni ‘Road at Night’.  Di bulan Juli 2013, ia mengikuti pemeran bersama ’Kaligrafi Islam II’ di Galeri Cipta II TIM, Jakarta, bersama para perupa alumnus IKJ, menampilkan karyanya ‘ALLAH’.
 
Diluar dunia kesenirupaan, pada bulan Juli 2013, ia terlibat dalam pementasan teater ‘Titik Terang Sidang Rakyat Dimulai’, sebagai Asisten Penata Artistik besama satumerahpanggung ini, juga tercatat mempunyai sejumlah kegiatan yang kerap ia lakoni yakni fotografi, membaca, dan jalan-jalan.
 
(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...

Leave a Reply