Profil Sosok Penyanyi Ruth Sahanaya

Penyanyi
Ruth Sahanaya

Lahir di Bandung, Jawa Barat, 1 September 1966. Uthe, begitu ia kerap dipanggil. Anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Alfares Edward Sahanaya dan Matheda David yang berdarah Ambon dan Sangir Talaud. Alfares Sahanaya adalah pegawai di Departemen Dalam Negeri Bandung. Menghabiskan masa kecil di Bandung. Lulus dari TK dan SD St Paulus III Bandung, ia melanjutkan ke SMP Bahureksa, juga di Bandung.

Bakat menyanyinya telah nampak sejak ia kecil. Ketika duduk di bangku kelas enam SD, ia aktif mengikuti lomba-lomba paduan suara, baik paduan suara lagu-lagu rohani maupun grup vokal. Karier menyanyi mulai dilakoni serius di tahun 1983. Ketika itu teman-temannya dan kedua kakaknya mendorongnya untuk mengikuti sejumlah lomba nyanyi, hasilnya, di Pop Singer Bandung Raya, ia meraih gelar juara pertama; Bintang Radio dan Televisi Jawa Barat, ia meraih gelar juara pertama; Pop Singer Jawa Barat, ia meraih gelar Runner up;  Bintang Radio dan Televisi se-Bandung, ia meraih gelar Runner up; serta Bintang Radio dan Televisi Nasional, ia meraih gelar Runner up.

Usai menyelesaikan pendidikan sekretaris di LPK St. Angela Bandung (1986), ia hijrah ke Jakarta untuk mengembangkan karier menyanyinya. Di Jakarta kariernya mulai bersinar. Setelah menyabet berbagai penghargaan di berbagai lomba tingkat nasional maupun internasional, salah satunya menjadi The Best Vocalist di Light Muisc Concert di Kuala Lumpur – Malaysia (1985). Ia kemudian dilirik PT Aquarius Musikindo. Bersama PT Aquarius Musikindo, ia berhasil merilis sejumlah album, antara lain;  ‘Seputih Kasih’ (1987), ‘Tak Kuduga’ (1989), ‘Yang Terbaik’ (1994), ‘Uthe’ (1996), ‘Kasih’ (1999), ‘Yang Kurindukan’ (2001), serta ‘Greatest Hit’s’ (2002) dengan tambahan lagu baru  ‘Mengertilah Kasih’. Sedangkan album ‘Kaulah Segalanya’ (1992) merupakan produksinya bersama JACEY Production. Setelah 15 tahun bersama Aquarius, awal tahun 2002, ia menerima tawaran bergabung ke Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). Bersama Sony Music (sekarang Sony BMG), Ia berhasil merilis album ‘Bicara Cinta’ (2004), ‘Jiwaku’ (2006) dan ‘Joyful Christmas’ (2006).

Di tahun 2006, dirinya bersama Krisdayanti dan Titi DJ bergabung dengan musisi Erwin Gutawa dan Jay Subiyakto membuat proyek bernama 3Diva. Konser mereka meledak di kota besar di Indonesia sampai Malaysia. 3Diva berhasil mengeluarkan album bertajuk ‘Semua Jadi Satu’ (2006) dan ‘3 Diva’ (2008). Setelah Erwin Gutawa dan Jay Subiyakto tidak lagi bergabung dengan mereka. Tiga menyanyi itu kemudian memutuskan mengubah nama menjadi DI3VA. Setelah Kris Dayanti vakum dari dunia music, bersama Titi DJ ia membentuk Truth dan berhasil menelurkan album ‘About US’ (2008). Sejumlah albumnya lain yang pernah ia keluarkan adalah ‘Giving My Best’ (2009), dan mini album ‘Thankful’ (2010). Beberapa album kompilasipun pernah ia rilis, diantaranya; ‘Yang Terbaik’ (1994), ‘Greatest Hits’ (2002), dan ‘Salute to Koes Plus/Bersaudara’ (2004).

Selain di Indonesia, namanya juga berkibar di manca negara. Festival yang pernah diikuti oleh Uthe antara lain Midnight Sun Song Festival di Finlandia (1992), dimana dirinya mendapat gelar ‘Grand Prix Winner’. Penampilannya di City of The Hague Award membuahkan ‘The First Winner’. Keikutsertaannya pada The Holland Casino Scheveningen (1992) membuatnya meraih ‘The Second Winner’. Selain itu, ia juga pernah menjadi vokalis tamu dalam konser Mario Mario Frangoulis di Herrod Atticus, Acropolis, Athena – Yunani, 5-6 Oktober 2002 berduet dengan Mario untuk lagu slow Naturaleza Muerta. Di bulan Desember 2002, ia juga berduet dengan Phil Perry dalam acara East-West Collaboration in Peace di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Bali.

Nominator Best Female Vocal di ajang MTV Music Award (1997), Best Indonesian Album di ajang Anugrah Industri Muzik Malaysia lewat album ‘Kasih’ (1999), dan Best Indonesian Album, Anugrah Industri Muzik Malaysia lewat album ‘Bicara Cinta’ (2004) ini, menikah dengan aktor, Jeffrey Waworuntu pada 7 Mei 1994. Dikaruniai dua orang anak, Nadine Emanuella Waworuntu dan Amabel Odelia Waworuntu. Tahun 2011, penggemar warna dasar hitam, merah, dan putih ini, yang di manajeri oleh suaminya sendiri, Jeffrey Waworuntu, menggelar konser besarnya bertajuk 25th Anniversary Concert, yang adalah juga konser peraknya selama berkarier di dunia musik Indonesia.

(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
Ruth Sahanaya

Lahir :
Bandung, Jawa Barat,
1 September 1966
 
Pendidikan :
Pendidikan sekretaris di LPK St. Angela Bandung,
Jawa Barat (1986)

Pencapaian :
Juara 1 Pop Singer Bandung Raya (1983),
Juara 1 Bintang Radio and Televisi Jawa Barat (1983),
Runner Pop Singer Jawa Barat (1983),
Runner up, 1983 Bintang Radio and Televisi se-Bandung (1983),
Runner up Bintang Radio dan Televisi Nasional (1983),
The Best Vocalist  di Light Music Contest, Kuala Lumpur – Malaysia (1985),
The Best Recording Artist di BASF Award (1989),
The Best Selling Album Category Pop Kreatif Music BASF Award lewat album Tak Kuduga (1989),
The Best Artist/Performance Mitsubishi AV Special di Jakarta Music Festival (1991),
Grand Prix Winner di  Midnite Sun Song Festival, Lahti – Finlandia (1992),
The First Winner di City of The Hague Award  dan The Second Winner di The Holland Casino Scheveningen – Belanda (1992),
The Best Recording Artist BASF Award (1992),
The Best Selling Album Category Top Pop BASF Award lewat album Kaulah Segalanya (1992).
Triple Platinum Record untuk album Kaulah Segalanya
The Best Selling album dalam Anugrah Musik Indonesia lewat album Kasih (1999),
The best Selling Indonesian Album di Anugrah Industri Muzik, Malaysian album Kasih (1999),
Double platinum Records untuk album Kasih,
Monthly Winner Video Music Indonesia  untuk lagu Bawa Daku Pergi,
Monthly Winner Video Music Award untuk lagu Ingin Kumiliki,

Album :
Seputih Kasih (1987),
Tak Kuduga (1989),
Kaulah Segalanya (1991),
Yang Terbaik
(Album Kompilasi, 1994),
Uthe! (1996),
Berserah Kepada Yesus (1997),
Kasih (1999),
Yang Kurindukan (2001),
Greatest Hits
(album kompilasi, 2002),
Bicara Cinta (2003)
Salute to Koes Plus/Bersaudara
(album kompilasi, 2004),
Joyful Christmas (2006),
Jiwaku (2006),
Semua Jadi Satu
(Bersama 3 Diva, 2006),
3 Diva (bersama 3 Diva, 2008),
About Us
(Bersama Truth, 2008),
Giving My Best (2009)
Thankful (Mini Album 2010)

You may also like...