Sapto Rahardjo

Nama :
Sapto Rahardjo
 
Lahir :
Jakarta 16 Februari 1955
 
Wafat :
Yogyakarta, 27 Februari 2009
 
Pendidikan :
TK BOPKRI Ungaran Yogyakarta,
Sekolah Rakyat Ungaran Yogyakarta,
SMP 5 Yogyakarta,
SMA 3 Yogyakarta,
Akademi Seni Drama dan Film Indonesia (ASDRAFI)
 
Karya album :
Borobudur Suite,
 Java Merapi,
Katak-katak Bertanggo
 

Seniman Musik
Sapto Rahardjo
 
 
 
Lahir di Jakarta, 16 Februari 1955. Dunia musik karawitan dan seni tari digelutinya sejak ia masih duduk di Sekolah Rakyat sekitar 1963. Darah seninya mengalir dari keluarga tokoh pengrawit gamelan asal Yogyakarta Ki Cokro Wasito. 
 
Pengetahuan dan keahlian dalam bidang seni terutama musik diperolehnya lewat membaca banyak literatur dan referensi yang berkaitan dengan banyak pihak, tepatnya Sapto Rahardjo belajar bermusik secara otodidak. Tak hanya gamelan tradisi yang di gelutinya, Sapto juga melakukan ekplorasi gamelan dengan membenturkannya teknologi modern seperti komputer dan synthesizer.
Sapto juga dikenal sebagai penggagas festival internasional tahunan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) dan Gamelan Gaul yang telah digelar 13 kali sejak tahun 1995, yang hingga kini masih berlangsung. Sejak tahun 2006, Sapto Raharjo berkeliling ke Amerika Serikat selama tiga bulan setiap tahunnya untuk memperkenalkan instrument gamelan.
Anggota Komisi Penyiaran Radio Indonesia Daerah (KPID) DI Yogyakarta hingga tahun 2008 ini telah menghasilkan beberapa album gamelan-kontemporer antara lain: Borobudur Suite, Java, Merapi, dan Katak-katak Bertanggo. Selain berupa album dan konser-konser, Sapto Raharjo juga membuat karya-karya tulisan dan buku. Pada hari Jumat, 27 Februari 2009, Sapto Rahardjo menghembuskan nafasnya yang terakhir di RS Panti Rapih Yogyakarta karena sakit, Almarhum meninggalkan seorang istri, Ny Isti Indraeni dan tiga anak yakni Desyana Wuldani Putri, Ishari Sahida, dan Dyah Sawarni Dewi.
 (Dari Berbagai Sumber)

You may also like...

Leave a Reply