Teguh Sukaryo


Pianis
Teguh Sukaryo
 
 
 
 
Pianis berbakat ini lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, tahun 1977. Belajar bermain piano di Royal Musik Purwokerto. Selanjutnya, menyelesaikan pendidikan Strata-1 ditahun 1998, pada bidang Piano Performance di Newcastle Conservatorium of Music, Australia. Disana ia mengambil Double Performance Strand dan selalu mendapat nilai tertinggi, ‘High Distinction’.
 
Karena memiliki kemampuan artistry tinggi dan teknik yang handal, ia memperoleh berbagai beasiswa penuh untuk melanjutkan seluruh studinya di Amerika Serikat di sekolah-sekolah tinggi terkemuka seperti : Oberlin Conservatory, tempat dimana ia mendapat gelar Artist Diploma, kemudian Master of Music dari Rice University/Shepherd School of Music, dan Louisiana State University, tempat ia menyelesaikan gelar Doktoralnya (DMA, Doctorate of Musical Arts).
 
Ia juga belajar dengan pianis kenamaan dan guru besar di Amerika Serikat, Eropa dan Australia, antara lain Jon Kimura Parker, Peter Takacs, Michael Gurt, and Carmel Lutton. Juga dilatih oleh pianis legendaris Byron Janis dan Einar Steen-Nokleberg. Selain dibidang piano, ia juga menekuni dunia conducting. Guru-gurunya antara lain Prof. Paul Polivnick, Prof. Anton Krager, dan Prof. Frank Wickes.
 
Pertunjukan-pertunjukan Resital Piano Klasik Teguh Sukaryo dikenal sangat bergaya dan menghipnotis penonton dan pendengarnya. Pertunjukan yang digelarnya di dalam negeri banyak di siarkan oleh stasiun televisi nasional serta di muat dalam beberapa surat kabar nasional.  Pada tahun 2010, ia menggelar Nusantara Tour 2010 diberbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Purwokerto, Kupang, dll dalam rangka penyebaran musik klasik di  Indonesia.


Valentine’s Concert Series (2011)

Telah banyak mengikuti ajang kompetisi Piano Klasik, baik di Indonesia, Amerika Serikat, Eropa dan Australia. Dari perhelatan tersebut, tercatat ia telah banyak memperoleh penghargaan antara lain : Top Prize di Armidale Open Piano Competition, New South Wales, Australia (1997), Chamber Music Scholarship and Award di Sewanee Summer Music Festival, Amerika Serikat (2000) dan Beethoven Prize di Grieg International Competition for Pianists, di Oslo, Norwegia. (2005)

 
Dalam dunia maya namanya juga sudah sangat di kenal. Ia adalah pencipta dan Artistic Director group Musik Klasik Indonesia (MKI) di jejaring sosial facebook. Group musik klasik terbesar di tanah air dengan enam ribu lima ratus anggota yang merupakan group musik klasik yang paling aktif, edukatif dan informatif. Albumnya ‘Teguh Sukaryo-Brahms, Mompou and Mussorgsky’, ‘Scenes of Childhood’, ‘Burgmuller Op. 100’ dan ‘Burgmuler Op. 109’, yang mendapat sambutan positf dari para pencinta musik klasik di tanah air.
 
Dedikasinya dalam dunia pendidikan musik juga sangat kuat., ia rutin memberi workshop dan masterclass di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri. Mengajar di department Prepatory Program di Rice University, Houston, Amerika Serikat. Sebagai seorang guru, ia sangat menghargai individualitas setiap pelajar sebagai keunikan yang Tuhan berikan kepada masing-masing dari mereka.  Siswa-siswanya datang dari berbagai keragaman umur, serta kemampuan intelektual dan latar belakang yang berbeda, dari umur balita hingga manula, dari dokter hingga arsitek, dari kalangan hobbyist hingga mereka yang lebih serius mempelajari musik.
 
Satu metode kunci yang selalu diterapkan dalam mengajar olehnya adalah kedisiplinan yang tidak mengenal kompromi dan harus selalu dibarengi dengan enjoyment dan penanaman kecintaan terhadap musik, serta dukungan moril. Banyak siswanya yang mendapat nilai tertinggi pada ujian akhir tahun mereka. Diantaranya juga berhasil lolos audisi masuk di konservatori-konservatori bergengsi di Amerika Serikat. Serian referensi audio pendidikan piano untuk semua pelajar dan guru yang sedang dikerjakan oleh Teguh menjadi bukti kecintaannya dalam dunia pendidikan yang berkualitas.
 
Kecintaannya pada musik sejalan dengan misinya selama ini yakni untuk menyentuh setiap hati dengan lembut dan rasa kepedulian, seperti yang diimpikannya : “Dunia yang harmonis, berlimpah kedamaian, cinta dan suka cita”.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 

Nama :
Teguh Sukaryo
 
Lahir :
Purwokerto, Jawa Tengah, tahun 1977
 
Pendidikan :
Royal Musik Purwokerto,
 Jawa Tengah,
S-1 bidang Piano Performance, Double Performance Strand di Newcastle Conservatorium of Music, Australia (1998),
Artist Diploma dari Oberlin Conservatory, Amerika Serikat,
Master Of Music dari Rice University/Shepherd School of Music, Amerika Serikat,
Doctorate of Musical Arts dari Louisiana State University
 
Aktifitas Lain :
Pengajar department Prepatory Program di Rice University, Houston,
Amerika Serikat,
Artistic Conductor group Musik Klasik Indonesia,
Pemilik dan pengajar Teguh Sukaryo International Music School
 
Penghargaan :
Memperoleh beasiswa penuh untuk bersekolah di Amerika Serikat,
Top Prize di Armidale Open Piano Competition, New South Wales, Australia (1997),
Chamber Music Scholarship and award di Sewanee Summer Music Festival, Amerika Serikat (2000),
Beethoven Prize di Grieg International Competition for Pianists, di Oslo, Norwegia, (2005)
 
Album :
Teguh Sukary  Brahms, Mompou and Mussorgsky, Scenes of Childhood, Burgmuller Op. 100,
Burgmuler Op. 109
 

You may also like...

Leave a Reply