Umi Dahlan

Nama :
Umaijah Dachlan
 
Lahir :
Cirebon, Jawa Barat,
 13 Agustus 1942
 
Wafat :
Bandung, Jawa Barat,
1 Januari 2009
 
Pendidikan :
Departemen Seni Rupa ITB (1968),
Kunstacademie Gerrit Rietveld, Amsterdam, Belanda
(1977-1979),
 
Penghargaan :
Hadiah karya lukis terbaik dari Wendy Sorensen Memorial Award, New York, USA (1969)
Anugerah Satyalencana Karya Satya 30 tahun
(25 Juli 2006)
 
 
 


Pelukis
Umi Dahlan
 
 
 
Lahir di Cirebon, Jawa Barat, 13 Agustus 1942. Senang menggambar sejak kecil. Setelah menamatkan SMA, Umi melanjutkan ke Departemen Seni Rupa ITB, lulus 1968. Tahun 1977-1979, ia melanjutkan pada Kunstacademie Gerrit Rietveld, Amsterdam, Belanda. Sejak 1969 ia menjadi dosen di almamaternya. Sambil mengajar, ia juga bekerja sebagai perancang pameran bagi banyak instansi pemerintah dan swasta di Bandung dan Jakarta. Disekitar masa itu, Umi juga mengerjakan mural pada Museum Pusat Angkatan Darat di Bandung, Student Center ITB, Student Center IKIP Bandung, Kantor Pertamina Dumai dan Ruang VIP Balai Kota DKI. 
 
Sejak tahun 1968, pelukis yang telah melahirkan seniman Acep Zam Zam Noer, Diyanto hingga Isa Perkasa ini telah mengadakan pameran bersama. Namun Umi baru berpameran tunggal di tahun 1973 di Chase Manhattan Bank di Jakarta. Alam dan benda merupakan sumber ilhamnya dalam melukis. Pengungkapan secara visual di wujudkan dalam bentuk non-figuratif. Melalui proses perenungan yang panjang, perwujudan alam nyata sudah tidak lagi merupakan suatu kebutuhan. Baginya, perjalanan karya lebih merupakan pendekatan intuisi yang didasari pengalaman religius.
 


Golden Journey, Akrilik diatas kanvas, 100cm x 120cm

Sempat di undang oleh Radio Hilversum (1986) untuk menjadi juri kehormatan dalam pameran pelukis muda dari seluruh negeri Belanda sekaligus menghadiri pembukaan pameran patung sedunia oleh pematung muda di Arnhem. Ia juga termasuk pelukis yang karyanya di sertakan dalam Pameran Seni Rupa Modern Indonesia (KIAS) berkeliling Amerika Serikat pada 1990. Lukisannya juga turut di pamerkan dalam pameran seni rupa From Script to Abstraction di Jordan National Gallery of Fine Art, Jordania.

 
Meskipun lukisan Umi terhitung sedikit dibanding dengan pelukis lainnya, bukan berarti ia malas. Alasannya, ia sengaja mengambil waktu lama agar bisa membuat lukisan yang sempurna baik itu dari sisi warna atau tema. Umi tidak ingin karya lukisan yang dihasilkan dalam bentuk massal dengan waktu yang cepat karena dapat mengurangi keindahan seni lukis.
 
Pelukis yang di anugerahi Satyalencana Karya Satya 30 tahun dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 25 Juli 2006 ini wafat pada hari Kamis 1 Januari 2009 di kediamannya di Jalan Taman Sari 22 A, Bandung. Jenazahnya dimakamkan di TPU Jabangbayi, Kesambi Cirebon. Umi Dahlan merupakan sosok pelukis abstrak yang konsisten dan setia pada kreasinya. 
 
(Dari Berbagai Sumber)      
  

You may also like...

Leave a Reply