Upi Avianto

Sutradara Film
Upi avianto
 
 
 
Lahir di Jakarta, 1 Januari 1970. Bernama lengkap Sartri Dania Sulfiati. Ia merupakan salah satu dari sedikit sutradara wanita yang namanya menonjol di dunia perfilman Indonesia saat ini. Kecintaannya pada film terjadi sejak ia masih kanak-kanak. Sejak  umur 5 tahunan, ia sudah suka menulis. Tidak hanya itu. Ia jugasering diajak ayahnya nonton film. Dari situlah ia mulai tertarik menulis dan film. Mengawali karirnya sebagai penulis di usia yang masih remaja. Saat masih kelas 3 SMA, ia sudah dipercaya membuat konsep cerita sitkom ‘Opera Tiga Zaman’ yang tayang disalah satu televisi swasta tanah air
 
Setelah lulus SMA di Perguruan Cikini, ia melanjutkan kuliah di jurusan Komunikasi, Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama). Suatu ketika ia memilih bekerja dirumah Produksi  milik Rizal Mantovani, Broadcasting Indonesia. Pekerjaan pertamanya, menjadi ‘tukang mengelap’ keringat musisi-musisi yang membuat video klip. Disinilah ia banyak belajar. Berkat keuletannya bekerja, ia pun kemudian dipercaya menyutradarai video klip pertamanya dari grup band Zamrud. Ia menghadirkan konsep kelam di dalam Video Klip tersebut, sehingga ia pun ketika itu mendapat imej baru sebagai sutradara ‘bersetting gelap’. Di luar dugaan, video klip tersebut, menjadi runner up Video Musik Indonesia.
 
Setelah sukses menangani beberapa program untuk televisi serta video klip, ia kemudian akhirnya di percaya Rexinema untuk membuat skenario film besutan sutradara Dimas Djayadiningrat, ‘Tusuk Jelangkung’ (2003), yang bergenre horror. Dari situ ia kemudian mendapat tawaran dari produsernya untuk mengajukan sebuah cerita dan menyutradarainya, maka kemudian hadirlah film pertama karyanya yakni ‘30 hari Mencari Cinta’ (2004) yang dibintangi Nirina Zubir, Maria Agnes, Revaldo dan Dinna Olivia.
 
Sukses lewat film pertamanya, ia kemudian kembali membuat film dengan genre yang berbeda-beda diantaranya, ‘Realita’ (2006), ‘Cinta dan Rock’n Roll’ (2006), ‘Perempuan Punya Cerita’ (2007), ‘Radit dan Jani’ (2008), ‘Serigala Terakhir’ (2009), dan ‘Red CobeX’ (2010). Tidak hanya itu, penulis skenario ‘Lovely Luna’ (2004) ini, juga pernah menjadi produser sekaligus penulis skenario untuk filmnya ‘Coklat Stroberi’ (2007).
 
Ibu satu anak Muhammad Farrel Abhyoso yang kerap ia panggil Lil’ Monster ini, pada tahun 2013 kembali meluncurkan film garapannya ‘Belenggu’ (2013). Film ini menjadi satu-satunya film Indonesia yang lolos seleksi mengikuti kompetisi tingkat internasional 16th Puchon International Fantastic Film Festival/Pifan 2012 di Korea Selatan. Film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Laudya Chintya Bella dan Verdi Solaiman ini juga diputar di Brussels International Festival of Fantastic Film di Belgia pada bulan April 2013 lalu.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 

Nama :
Sartri Dania Sulfiati
 
Lahir :
Jakarta, 1 Januari 1970
 
Pendidikan :
SMA Perguruan Cikini,
Universitas Prof. Dr Moestopo (Beragama) jurusan Komunikasi
 
Filmografi :
Tusuk Jelangkung
(penulis skenario, 2003),
30 hari Mencari Cinta (sutradara, penulis skenario, 2004),
Lovely Luna
(penulis skenario, 2004),
Realita, Cinta dan Rock’n Roll (sutradara, penulis skenario, 2006),
Perempuan Punya Cerita (sutradara, 2007),
Coklat Stroberi (produser, penulis skenario, 2007),
Radit dan Jani
(sutradara, 2008),
Serigala Terakhir (sutradara, penulis skenario, 2009)
Red CobeX (sutradara, penulis skenario, 2010),
Hi5teria (produser, 2012),
Belenggu (sutradara, 2013),
Princess, Bajak Laut dan Alien (sutradara, 2014)

You may also like...

Leave a Reply