Uyung Mahagenta

Nama :
Henry Surya Panguji
 
Lahir :
19 Januari 1971
 
Pentas bersama Mahagenta :
Jazz Goes To Campus (1996),
Gelar Karya Mahagenta d iBalai Kesenian Oncor (1996),
ARH Jams Sessions (1997),
Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (1997),
Campus Jazz Festival (1998),
Seni Budaya Reformasi  di Kampus YAI, Jakarta (1998),
Ilustrasi Musik Teater di Gedung Kesenian Jakarta (1998),
Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (1998),
Makassar Art Forum (1999),
Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (1999),
Mahagenta Performing Art di The Legenda Cafe (2000),
Ilustrasi Musik Renungan, Atambua (2000),
Ilustrasi Musik Teater (2000),
Ilustrasi Musik Teater di Japan Foundation (2000),
Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (2000),
Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (2001),
Ilustrasi Musik Teater di IKJ (2001),
Art On Tuesday, Balemang Cafe (2002),
Jak Art (2002),
Indonesian Heritage (2002),
Festival Sumpah Pemuda (2002),
Festival Ramadhan (2002),
Gelar Karya Mahagenta di Warung Apresiasi Bulungan (2003),
Nur Drei Minuten di RCTI (2003),
Penghargaan Atlet di TV7/
Trans 7 (2003),
Apresiasi Seni Mahagenta di Kedutaan Besar Norwegia (2003),
Launching Museum Layang Layang (2003),
Malam Renungan AIDS (2003),
Refleksi Reformasi di TIM (2003),
Ancol Art Festival (2003),
Road to Campus di UIN Ciputat (2003),
HUT RI ke 58 di KPJ Bulungan  (2003),
Peringatan Sumpah Pemuda di Kosambi (2003),
Apresiasi Seni Mahagenta di Restauran Payon (2003),
Apresiasi Seni Mahagenta di SMU 70 (2004),
Apresiasi Seni Mahagenta di SMU 6 (2004),
Reuni Akbar FIKOM UI (2004),
Asian Lunar Chinese Contemporary di WTC Serpong (2004),
Gelar Karya Mahagenta di Warung Apresiasi Bulungan (2004),
HUT KPJ Bulungan Jakarta Selatan (2004),
Pembacaan Puisi oleh Christie Mariska Rene Tupan di TIM (2004),
Apresiasi Seni Mahagenta di Warung Wiranto (2004),
Ulang Tahun Kota Jakarta ke 477 di Hotel Ambara (2004),
Yogyakarta Gamelan Festival  (2004),
Musik Lintas Budaya di Karnaval Jakarta 2004, (2004)
Jakarta Circle Rhythm Of Percussion pad HUT Jakarta ke 477 (2004),
Bangkit Aceh di Galeri Nasional (2005),
Ulang Tahun Jakarta 578 di Hotel Ambhara (2005),
World Music Ekstravaganza di Pondok Indah Mall (2005),
HUT RI KPKLJ di Melawai (2005),
Tour Ramadhan di Citos, ITC Depok, Centro, Wapres (2005),
Ladies On Wednesday di Citos (2005),
STAN  (2006),
Java Jazz Festival (2006),
Ilustrasi Musik Teater Siluet Panakrama  di Gedung Kesenian Jakarta (2006),
Launching JaCC di Jakarta City Center (2006)
Program TV ABG di TPI/MNC TV (2006),
Ulang Tahun Jakarta di Hotel Ambhara (2006),
Jazz Untuk Jogja di TIM (2006),
Program TV Jakarte Punye Kite, di Lativi/TV one (2006),
AMI Award (2008),
Visit Musi (2008),
The Phantom Of The Traditional Opera di TIM  (2008),
Opera Negeri Fantasi di TIM (2009),
Mahagenta World Music Ethnic di Komunitas Kreatifitas Kandank Jurank Doank (2009),
Bulan Budaya 2009 di TIM (2009),
Les traditional Miserables di TIM (2010),
Sounds From The Past di TIM (2013)


Penata Musik
Uyung Mahagenta
 
 
 
Bernama lahir Henry Surya Panguji. Dilahirkan pada 19 Januari 1971. Nama Uyung sendiri berasal dari singkatan kata Buyung, karena ia anak laki-laki keturunan Minang. Ia adalah komandan kelompok musik Mahagenta, sebuah kelompok musik yang di bentuk pada 11 November 1996 yang mempunyai ciri khas instrumen musik klasik, tradisional dan kontemporer. Ditambah, tematika yang berbau naratif.
 

Sudah puluhan panggung ia jelajahi, sekali-sekali bersama grupnya Mahagenta juga muncul di televisi. Tapi inilah barangkali konsekwensi dunia musik yang dipilihnya dan Mahagenta. Musiknya yang berpijak pada semangat musik tradisi, menyebabkan Mahagenta kerap kesepian, termasuk kesepian dalam biaya. Sampai-sampai, untuk menyelenggarakan konser-konsernya, anak-anak Mahagenta harus ngamen di beberapa kafe dan acara mantenan.
 
Meski demikian semangatnya tetap menyala-nyala untuk mengangkat harkat musik tradisi, khususnya Indonesia. Di saat para musisi berlomba-lomba mengabdi pada pasar, dengan menjiplak dan memirip-miripkan lagu yang sedang atau pernah ngetop, Mahagenta justru berupaya untuk tetap menghasilkan karya-karya bernuansa nusantara dengan sentuhan warna tradisional. Hebatnya lagi, ia juga melibatkan puluhan musisi dan penyanyi yang mau diajak ‘susah’ sejak Mahagenta berdiri di tahun 1996 hingga kini.

 
Bersama kelompok musik Mahagenta yang di pimpinnya, ia pernah mengadakan pentas di berbagai tempat antara lain Jazz Goes To Campuss (1996), Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (1996), ARH Jams Sessions (1997), Gelar Karya Mahagenta di Balai Kesenian Oncor (1997), Campus Jazz Festival (1998), Ilustrasi Musik Teater di Gedung Kesenian Jakarta (1998), Makassar Art Forum (1999), Ilustrasi Musik Teater di Japan Foundation (2000), Ilustrasi Musik Teater di Institut Kesenian Jakarta (2001), Jak Art (2002), Festival Sumpah Pemuda (2002), Gelar Karya Mahagenta di Warung Apresiasi Bulungan (2003), Apresiasi Seni Mahagenta di Kedutaan Besar Norwegia)(2003), Jam 12 Pas di TIM (2004), Yogyakarta Gamelan Festival (2004), Bangkit Aceh di Galeri Nasional (2005), Java Jazz Festival di JHCC (2006),  Jazz Untuk Jogja di TIM (2006), AMI Award (2008), Visit Musi (2008), The Phantom Of The Traditional Opera di TIM (2008), Opera Negeri fantasi di TIM (2009), Les Traditional Miserables di di TIM (2010), Sounds From The Past di TIM (2013).
 
Sampai kini bersama Kelompok musik Mahagenta yang di pimpinnya, ia terus belajar menggali musik tradisi Indonesia yang kaya, sehingga di harapkan di kemudian hari tidak ada lagi para pekerja industri yang menganugerahi musik barat melalui grup band Indonesia.
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 

You may also like...

Leave a Reply