Vina Panduwinata

Nama :
Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata
 
Lahir :
Bogor, Jawa Barat,
6 Agustus 1959.
 
Pendidikan :
SD
(Bogor dan New Delhi, India),
SMP
 (Bogor dan Wassenaar, Belanda),
SMA (Jerman),
Sekolah Musik Yamaha (Jerman)
 
Penghargaan :
Gelar penyanyi berpenampilan terbaik pada Festival Lagu Populer Nasional (1983),
Gelar penyanyi berpenampilan terbaik pada Festival Lagu Populer Nasional lewat lagu (1984),
Gelar penyanyi berpenampilan terbaik pada Festival Lagu Populer Nasional (1985),
Lifetime Achievement 2006 dari Anugerah Musik Indonesia (2006),
Anugerah Bintang Luminar kategori penyanyi solo wanita terbaik (2012)
 
Album :
Citra Biru (1981),
Citra Pesona (1982),
Citra Ceria (1984),
Cinta (1986),
Cium Pipiku (1987),
Bahasa Cinta (Duet dengan Broery Pesulima, 1987),
Surat Cinta (1988),
Nurlela
(bersama RUMPIES, 1989),
WOW (1989),
Rasa Sayang Itu Ada (1991),
Aku Makin Cinta (bersama Lydia Nursaid & Mus Mujiono, 1996),
Vina 2000 (2000),
Bawa Daku (2001),
Vina for Children (2002),
 The Best Vina 1980-2006 (2006)


Penyanyi
Vina Panduwinata
 
 
 
Bernama asli Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata. Lahir di Bogor, Jawa Barat, 6 Agustus 1959. Anak kedelapan dari 10 bersaudara. Dibesarkan dalam keluarga pecinta musik. Bakat menyanyinya menurun dari sang ibu yang berdarah Ambon-Manado, Albertine Supit. Sejak kecil ia seringkali berpindah-pindah negara mengikuti tugas ayahnya, R Panduwinata, sebagai diplomat.
 
Pendidikan sekolah dasarnya ia tempuh di Bogor dan New Delhi, India. SMP ia habiskan di Bogor dan Wassenaar, Belanda. Pindah ke Jerman ketika memasuki sekolah menengah atas. Di sana, ia sempat belajar selama empat tahun di Sekolah Musik Yamaha dan tercatat pernah membuat rekaman single di perusahaan rekaman RCA Hamburg, Jerman, yaitu Java dan Single Bar (1978), Sorry Sorry dan Touch Me (1979).
 
Tahun 1981, kembali ke Indonesia dan bertemu dengan musisi Mogi Darusman yang tertarik dengan karakter vokalnya dan mengenalkannya pada berbagai perusahaan rekaman. Akhirnya Jackson Records tertarik membuatkan album untuknya. Album perdananya di bawah Jackson Records tersebut bertajuk Citra Biru (1981). Album yang memuat lagu Citra Biru itu memperkenalkan namanya di blantika musik tanah air.
 
Album kedua dirilis setahun kemudian bertajuk Citra Pesona (1982) melibatkan pencipta lagu seperti Dodo Zakaria (alm), James F Sundah, plus penata musik Addie M.S. Album yang mulai melambungkan namanya tersebut antara lain berisi lagu September Ceria, Dunia yang Kudamba, Resah, dan ‘Kasmaran. Album ketiganya, Citra Ceria (1984), memuat lagu Di Dadaku Ada Kamu, Duniaku Tersenyum dan Di antara Kita, kembali melambungkan namanya.
 

Di luar album, ia kerap tampil dengan gaya vokal yang serak-serak manja, plus selingan desah mesra itu, juga berjaya di ajang sejumlah festival. Tercatat ia pernah tiga kali berturutan mendapat gelar penyanyi berpenampilan terbaik pada Festival Lagu Populer Nasional. Tahun 1983. ia menang lewat lagu Salamku Untuknya ciptaan Adji Soetama dan Irianti Erningpradja. Kemudian ‘Aku Melangkah Lagi ciptaan Santoso Gondowidjojo (1984), serta Burung Camar ciptaan Aryono Huboyo Djati dan Iwan Abdulrachman (1985). Bahkan lagu Burung Camar yang terdapat dalam albumnya dengan judul yang sama, Burung Camar (1985), menjadi icon dirinya sampai saat ini.

 
Tahun 1987, ia kembali mengeluarkan album Cium Pipiku yang memuat sejumlah lagu populer seperti Cium Pipiku, Surat Cinta, Biru, dan Logika. Era 1990-an, namanya tetap populer lewat sejumlah lagu-lagunya, seperti Rasa Sayang Itu Ada (1991). Tahun 1992 keluar singlenya Mutiara yang Hilang yang pernah dipopulerkan Ernie Djohan pada akhir 1960-an. Selain itu ia juga berduet dengan Broery Pesolima (alm) lewat lagu Bahasa Cinta. Ia juga ikut memopulerkan lagu ciptaan Loka M Prawiro, Aku Makin Cinta. Bahkan lagu tersebut menjadi jingle iklan sebuah merek sabun colek.
 
Setelah malang melintang di dunia musik tanah air selama 25 tahun dan menelurkan belasan album, ia kemudian menggelar Konser Tunggal bertajuk ‘Viva Vina’ pada 18 Februari 2006. Setelah sukses menggelar konser tunggal, kembali mengeluarkan album The Best Vina berisi lagu-lagu hitnya dari tahun 1981-2006. Dalam album ini, ia memilih lagu berjudul Sejujurnya, sebagai single albumnya. Perjalanan panjang bermusik Vina menjadi lengkap saat Anugerah Musik Indonesia (AMI) memberi penghargaan Lifetime Achievement 2006,  atas dedikasi dan prestasinya sepanjang hidupnya yang diperuntukan bagi musik.
 
Lama tak mengeluarkan album, bukan berarti membuat juri Indonesia’s Got Talent yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta ini benar-benar total tidak bernyanyi, karena dalam beberapa kesempatan ia pun masih menerima tawaran manggung off air. Menandai usianya yang ke-50, pada 7 Agustus 2009 ia menggelar konser tunggal yang diberi tajuk ‘Fantastic Gold Vina Panduwinata’. Tahun 2010, ia kembali merilis single ‘Karena Kasihmu’ yang diambil dari album ‘Cinta Yang Terakhir’.
 
Menikah dengan Boy Haryanto Joedo Soembono, pada 26 November 1989. Dikaruniai seorang putra, Joedo Harvianto Kartiko.

(Dari Berbagai Sumber)

You may also like...