Wilson Nadeak


Penulis
Wilson Nadeak
 
 
 
Lahir di Porsea, Sumatera Utara, 5 Desember 1942. Menyelesaikan pendidikan di Jurusan Theologia Perguruan Tinggi Advent, Bandung (1965) dan kemudian tamat dari jurusan bahasa Inggris Akademi Bahasa Asing, Bandung (1970). Penulis yang pernah melontarkan kritikan atas novel best seller karya Dan Brown, The Da Vinci Code ini pernah menjadi redaktur Pemuda Advent Sumatera Utara (1961), mingguan mahasiswa Sinar, Bandung (1964), Teruna Jaya (1966), pimpinan redaksi/penanggung jawab Indonesia Publishing House di Bandung dan pengasuh ruang KorCil, Pikiran Rakyat, Bandung.
 
Aktif menulis sejumlah cerpen, cerpen-cerpennya pernah dimuat di sejumlah media cetak diantaranya Serdadu Tua dan Jipnya yang dimuat di harian Kompas. Karyanya yang lain yang di muat di Kompas yakni Sang Mertua, dan Gelap, Gelap Sekali. Selain itu karya cerpennya juga banyak yang ia terbitkan dalam bentuk kumpulan cerpen antara lain Ketika Badai Bertiup (1973), Pengungsi-Pengungsi dan Cerita Lainnya (1976), Orang-Orang Merdeka (1977), Wajah (1984), Hari-Hari Dalam Hidupku (1984), dan ‘Jejak-Jejak Sebuah Mimpi’ (2006).
 
Penulis yang tinggal di Bandung, Jawa Barat ini juga di kenal sebagai penulis esai, pembuat cerita anak sekaligus menulis novel. Kumpulan Esai yang pernah di terbitkannya yakni Tentang Sastra (1984). Cerita anak yang pernah dibuatnya ialah Di Tepi Danau. Sedangkan novel yang pernah diterbitkannya antara lain Mutia Perempuan Pantai (1968) dan Pengadilan Cinta dan Hati Nurani (1985). Ia juga menerbitkan beberapa buah buku diantaranya Cinta Kasih Dalam Keluarga (1976), ‘Sekilas Gambaran Dunia Sastra (1984)’, ‘Pengajaran Apresiasi Puisi untuk Sekolah Lanjutan Atas’ (1985), ‘365 Hambatan Menuju Sukses’ (1986) dan ‘Pengarang dan Momentum’ (2006). Pernah menjadi editor buku ‘Pengantar Ilmu Politik : Wawasan Pemikiran dan Kegunaannya’, karya Teuku May Rudy
 
Menulis bagi penulis yang pernah mengisi acara Pelatihan Penulisan Buku Bagi Dosen di Ruang Senat Guru Besar (RSGB) Universitas Padjadajaran ini, adalah sebuah kreativitas. Menurutnya, kreativitas menulis dapat dikembangkan melalui latihan yang terus-menerus. Baginya, menulis bukanlah sekedar sebuah keinginan, tapi bagaimana cara kita mengungkapkan gagasan.
 
(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
Wilson Nadeak
 
Lahir :
Porsea, Sumatera Utara,
5 Desember 1942
 
Pendidikan :
Jurusan Theologia Perguruan Tinggi Advent, Bandung (1965,)
Jurusan Inggris Akademi Bahasa Asing, Bandung (1970)
 
Karier :
Redaktur Pemuda Advent Sumatera Utara (1961),
Redaktur mingguan mahasiswa Sinar, Bandung (1964),
Redaktur Teruna Jaya (1966), Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab Indonesia Publishing House di Bandung,
Pengasuh Ruang KorCil, Pikiran Rakyat, Bandung
 
Karya Tulis :
Serdadu Tua dan Jipnya
 (cerpen, kompas, 2007),
Sang Mertua
(cerpen, kompas, 2008),
Gelap, Gelap Sekali
(cerpen, kompas, 2009),
Ketika Badai Bertiup
(Kumpulan cerpen, 1973),
Pengungsi-Pengungsi dan Cerita Lainnya
(kumpulan cerpen, 1976),
Orang-Orang Merdeka (kumpulan cerpen, 1977)
Wajah (kumpulan cerpen, 1984), Hari-Hari Dalam Hidupku (kumpulan cerpen, 1984),
Jejak-Jejak Sebuah Mimpi (Kumpulan cerpen, 2006),
Tentang Sastra
 (kumpulan esai, 1984),
Di Tepi Danau (cerita anak),
Mutia Perempuan Pantai
 (novel, 1968),
Pengadilan Cinta dan Hati Nurani (novel, 1985),
Cinta Kasih Dalam Keluarga (1976),
Sekilas Gambaran Dunia Sastra Indonesia (1984), Pengajaran Apresiasi Puisi untuk Sekolah Lanjutan Atas (1985),
365 Hambatan Menuju Sukses (1986),
Pengarang dan Momentum (2006)
Pengantar ilmu politik : wawasan pemikiran dan kegunaannya, karya Teuku May Rudy (editor)

You may also like...

Leave a Reply