Zara Zettira ZR


Penulis
Zara Zettira ZR
 
 
 
Sulung dari dua bersaudara, Anak pasangan Zainuddin Ramadi (alm) dan Oni Martalita Timotius ini Lahir di Jakarta, 5 Agustus 1969. Menempuh pendidikan dari TK sampai SMA di Sekolah St Theresia Haji Agus Salim, Jakarta. SMA ia tamatkan di Ora Et Labora, Pondok Indah, Jakarta. Melanjutkan kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, namun hanya sampai tahun ke empat, karena ia lebih memilih menjadi penulis. Selain itu, ia juga mengikuti berbagai kursus pelatihan film dan kepenulisan di Los Angeles, Amerika Serikat.
 
Mulai menulis sejak kelas IV SD, diawali dari kegemarannya membaca majalah anak-anak, salah satunya adalah majalah Bimba. Di majalah ini terdapat rubrik pengalamanku. Rubik ini berisi pengalaman unik dan si penulis di beri tema tertentu. Salah satunya tentang upacara bendera. Zara-pun menuis pengalamannya ketika mengikuti upacara bendera. Selang beberapa minggu kemudian tulisannya dimuat. Bukan main girangnya. Apalagi, ia mendapat hadiah dari Bimba, berupa kotak pensil, tas, dan buku-buku.
 
Saat Zara kelas VI SD, majalah Anita Cemerlang menggelar lomba cipta cerpen. Ia mengirim satu cerpen berjudul Di Langit Masih Ada Kerlip Bintang. Tak di sangka cerpennya meraih juara II. Sejak itu ia tergerak untuk lebih aktif menulis.
 
Ketika duduk di bangku SMP, Zara menjadi salah satu finalis Gadis Sampul tahun 1983. Tahun 1985, memenangi Putri Remaja 85, juara II Gadis Sampul tahun 1987, Putri Kampus 88 serta Noni Jakarta Favorit 88. Meskipun kerap menang di berbagai ajang, ia kerap menolak panggilan menjadi model dan lebih memilih menjadi penulis.
 
Ketika SMA Zara pernah bergabung dengan kelompok tari Swara Mahardhika (SM) pimpinan Guruh Soekernoputra. Bersama SM, ia pernah sekali ikut pentas dalam sebuah acara Bridal Fashion Show. Ternyata, tari bukan dunianya. Ia merasa tidak nyaman. ”Aku lebih senang jadi penulis”, ungkapnya.
Sampai saat ini Zara telah menulis sekitar 10 buku yang diterbitkan oleh Gramedia. Zara juga menerjemahkan buku cerita remaja dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, semisal Sweet Valley Highs dan Girl Talks. Selain cerpen ia juga menulis novel. Kumpulan novelnya antara lain: Jejak-jejak Jejaka (1989), Sexy Anissa (1990), Rasta dan Bella (1991), Warna Merah Pada Cinta (1993), Prahara Asmara, terbitan Akoer, serta Cerita Dalam Keheningan (2008)
Tahun 1987, Zara menulis skenario cerita Catatan Si Boy untuk sebuah stasiun radio swasta, Prambors. Cerita ini kemudian diangkat ke layar lebar. Oleh penyusun skenarionya, Marwan Alkatiri, film ini kemudian di buat sekuelnya dari mulai Catatan Si Boy I sampai ke V.
Selain menulis buku, ia juga menulis Skenario Film dan Sinetron. Skenario film yang ia buat antara lain: Gadis Metropolis I (1992) dan Gadis Metropolis II (1994) yang di buat sepulang kursus dari Los Angeles, Amerika Serikat, Tapi yang terbanyak adalah karya untuk sinetron. Janjiku merupakan sinetron pertama yang skenarionya ia buat. Selanjutnya hampir setiap tahun, ia membuat cerita untuk sinetron ramadhan di layar kaca. Kini lebih dari 1000 skenario sinetron dan film televisi telah dibuatnya.
Menikah dengan Zsolt Zsemba, lelaki kelahiran Hungaria dan berkewarganegaraan Kanada pada tahun 1990. Mereka dianugerahi dua orang anak Alaya Eva Ramadi Zsemba dan Zsolt George Zainuddin Zsemba. Saat ini, Zara dan keluarganya menetap di Toronto, Kanada.
(Dari Berbagai Sumber)

Nama :
Zara Zettira Zainuddin Ramadi
 
Lahir :
Jakarta, 5 Agustus 1969
 
Pendidikan formal :
TK sampai SMA di Sekolah St Theresia Haji Agus Salim, Jakarta,
SMA Ora Et Labora
Pondok Indah, Jakarta,
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (Tahun ke IV)
 
Pendidikan informal :
kursus pelatihan film dan kepenulisan di Los Angeles, Amerika Serikat
 
Penghargaan :
Cerpen berjudul Di Langit Masih Ada Kerlip Bintang meraih juara 2 lomba cipta cerpen majalah Anita Cemerlang,
Finalis Gadis Sampul (1983),
Putri Remaja 85 (1985),
Juara 2 Gadis Sampul (1987)
Putri Kampus 88 (1988),
Noni Jakarta Favorit 88 (1988)
 
Karya Cerpen diantaranya:
Di Langit Masih Ada Kerlip Bintang
 
Karya Novel
diantaranya :
Mimi Elektrik,
Jodoh Kelana,
Catatan Si Boy (1987),
Jejak Jejaka (1989),
Sexy Anissa (1990),
Rasta dan Bella (bersama Hilman Hariwijaya, 1991)
Warna Merah Pada Cinta (1993),
Prahara Asmara,
Every Silence Has A Story/ Cerita Dalam Keheningan (2008)
Believe In Love,
Teman Minum Kopi,
Loe, Gue, End
 
Karya Skenario Film diantaranya :
Gadis Metropolis I (1992) Gadis Metropolis II (1994),
 
Karya Skenario Sinetron diantaranya :
Janjiku,
Rumahku Istanaku,
Ola-Oli (13 Episode)
Indahnya Rembulan Teriknya Matahari (21 episode),
Oh Mama Oh Papa
(12 episode),
Pengantin Santai
(25 episode),
Pondok Indah (20 episode),
Salah Mampir (12 episode),
Deasy (12 episode),
Kisah Kasih Asmara
(30 episode),
Istri Pilihan (15 episode),
Kasih di Persimpangan
(15 episode),
Tantangan (20 episode),
Angan-angan Semu
(13 episode),
Dia,
Janji Hati,
Harga Diri,
Malin Kundang,
Hikmah 1-2,
Ikhlas,
Zahra
 
Filmografi :
Loe Gue End (Produser, 2012)

You may also like...