Tuti Kirana


Aktris Film
Tuti Kirana
 
Aktris Indonesia era tahun 1970-an ini lahir di Surabaya, Jawa Timur, 28 Oktober 1952. Pendidikannya hanya sampai kelas III SMA. Pendidikannya terputus oleh perkawinan. Pernah berkarir sebagai pragawati. Selain, itu ia juga sering bermain sandiwara bersama August Melasz, di Surabaya, Jawa Timur, sebelum akhirnya hijrah ke Jakarta pada tahun 1971 untuk menjadi pemain film.
                                    
Mendapat kesempatan bermain pertama kali dalam film ‘Pendekar Bambu Kuning’ (1972), kemudian bermain dalam film besutan Wim Umboh berjudul ‘Mama’ (1972). Selanjutnya bermain dalam film yang di sutradarai oleh Sjuman Djaja, ‘Flamboyan’ (1972) dan ‘Si Doel Anak Betawi’ (1973). Bermain kembali dalam ‘Calon Sarjana’ (1974) dan ‘Maria, Maria, Maria’ (1974) arahan sutradara Hasmanan.
 
Sampai tahun 1986, tercatat ia telah bermain dalam 27 Film, sehingga menjadikannya sebagai aktris yang cukup popular pada era 1970-1980-an. Namanya sempat tiga kali di unggulkan dalam Festival Film Indonesia, meskipun tak berhasil meraih satu pun Piala Citra. Pada FFI 1979, menjadi nominator aktris terbaik dalam film ’Buaya Deli’ (1978), dalam FFI 1980, menjadi nominator pemain pembantu wanita terbaik dalam film ‘Buah Terlarang’ (1979), dan pada FFI 1987 menjadi nominator pemain pembantu terbaik dalam film ‘Tinggal Sesaat Lagi’ (1986).
 
Awal tahun 1990-an, ia pernah bermain dalam sebuah Sinetron berjudul ‘Pedang Keadilan’. Setelah bercerai dengan aktor August Melasz, Ibu tiga orang anak Hyza, Djenar Maesa Ayu, dan Panji ini kemudian menikah dengan sutradara Sjuman Djaja, namun kemudian mereka bercerai. Menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Hartono Parbudi pada 1989.  
 
(Dari Berbagai Sumber)
 
 
 

Nama :
Tuti Kirana
 
Lahir :
Surabaya, Jawa Timur,
28 Oktober 1952
 
Pendidikan :
SMA (tidak tamat)
 
Filmografi :
Pendekar Bambu Kuning (1972),
Mama (1972),
Flamboyan (1972),
Kabut Bulan Madu (1972),
Si Doel Anak Betawi (1973),
Calon Sarjana (1974),
Maria, Maria, Maria (1974),
Dewi (1974),
Kenapa Kau Pergi (1975),
Balas Dendam (1975),
Impian Perawan (1976),
Si Doel Anak Modern (1976),
Manajer Hotel (1977),
Krakatau (1977),
Napsu Serakah (1977),
Operasi Tinombala (1977),
Seharum Hati Ibu (1977),
Buaya Deli (1978),
Kuda-Kuda Binal (1978),
Roda Roda Gila (1978),
Buah Terlarang (1979),
Ira Maya Si Anak Tiri (1979),
Kau Dan Aku Sayang (1979),
Gadis Penakluk (1980),
Selamat Tinggal Masa Remaja (1980),
Tempatmu Disisiku (1980),
Tangan-Tangan Mungil (1981),
Tinggal Sesaat Lagi (1986),
Ca Bau Kan (2002),
Gie (2005),
Betina (2006),
Ayahku (2006),
May (2008),
Kalau Cinta Jangan Cengeng (2009),
Sampai Di Ujung Dunia (2012),
What They Don’t Talk About Whe They Talk About (2013)
 
Sinetron :
Pedang Keadilan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *