Zainal Abidin

Nama :
Zainal Abidin

Lahir :
Jakarta, 31 Agustus 1928

Wafat :
Jakarta, 7 Januari 2000

Pendidikan :
SMA

Penghargaan :
Meraih Piala Citra untuk pemeran pembantu terbaik dalam Film Usia 18 pada FFI 1981,
Meraih Piala Citra untuk aktor utama terbaik dalam film Puteri Seorang Jendral
pada FFI 1982,

Filmografi :
Bunga Bangsa (1952),
Malu-Malu Kutjing (1954),
Djubah Hitam (1954),
Sedarah Sedaging (1954),
Putri Dari Medan (1954),
Habis Manis Sepah Dibuang (1955),
Guntur (1955),
Setulus Hatiku (1955),
Bapak Bersalah (1955),
Gara-Gara Mobil Baru (1955),
Rumah Gila (1955),
Sengsara (1955),
Sri Kustina (1956),
Tandjung Katung (1957),
Air Mata Ibu (1957),
Karlina Marlina (1957),
Sesudah Subuh (1958),
Sekedjap Mata (1959),
Holokuba (1959),
Sepiring Nasi (1960),
Si Kembar (1961),
Djumpa Diperjalanan (1961),
Di Lereng Gunung Kawi (1961),
A Sing Sing So (1963),
Daerah Tak Bertuan (1963),
Unggul Kasih Dimusim Kemarau (1964),
Kunanti Djawabmu (1964),
Impian Bukit Harapan (1964),
Derita Ibu (1971),
Sembilan Janda Genit (1977),
Ombaknya Laut Mabuknya Cinta (1978),
Bung Kecil (1978),
Remaja Pulang Pagi (1978),
Roda-Roda Gila (1978),
Kabut Sutra Ungu (1979),
Buah Terlarang (1979),
Kutukan Nyai Roro Kidul (1979),
Mencari Cinta (1979),
Gadis Kampus Mencari Cinta
(1979),
Si Pincang (1979),
Juwita (1979),
Gengsi Dong (1980),
Malu-Malu Kucing (1980),
Sekuntum Duri (1980),
Hilangnya Sebuah Mahkota (1980),
Nostalgia Di SMA (1980),
Nakalnya Anak-Anak (1980),
Sejoli Cinta Bintang Remaja (1980),
Permainan Bulan Desember (1980),
Perjalanan Cinta (1980),
Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi (1980),
Manis-Manis Sombong (1980),
Bunga-Bunga SMA (1980),
Gadis Penakluk (1980),
Tempatmu Di Sisiku (1980),
Busana Dalam Mimpi (1980),
Usia 18 (1980),
Senyummu Adalah Tangisku (1980),
Senyum Untuk Mama (1980),
Oke Boss (1981),
Jangan Ambil Nyawaku (1981),
Sejuta Serat Sutra (1981),
Mawar Jingga (1981),
Bila Hati Perempuan Menjerit
(1981),
Intan Mendulang Cinta (1981),
Hidup Tanpa Kehormatan (1981),
Detik-Detik Cinta Menyentuh
(1981),
Putri Seorang Jendral (1981),
Tomboy (1981),
Butir-Butir (1981),
Bukan Impian Semusim (1981),
Perkawinan ’83 (1982),
Neraca Kasih (1982),
Kupu-Kupu Putih (1983),
Perjanjian Setan (1983),
Permainan Cinta (1983),
Cinta Annisa (1983),
Gadis Telepon (1983),
Sunan Kalijaga (1983),
Asmara Di Balik Pintu (1984),
Pelangi Di Balik Awan (1984),
Noda X (1984),
Danger-Keine Zeit Zum Sterben (1984),
Persaingan Remaja (1984),
Kabut Perkawinan (1984),
Kembang Kertas (1984),
Biarkan Kami Bercinta (1984),
Jejak Pengantin (1984),
Bercinta Dalam Badai (1984),
Akibat Buah Terlarang (1984),
Montir-Montir Cantik (1984),
Kinanti (1984),
Untuk Sebuah Nama (1985),
Pembalasan Rambu (1985),
Perceraian (1985),
Idola Remaja (1985),
Arie Hanggara (1985),
Sunan Kalijaga Dan Syech Siti Jenar (1985),
Gadis Hitam Putih (1985),
Madu Dan Racun (1985),
Gejolak Kawula Muda (1985),
Gejolak Cinta Pertama (1985),
Dewi Cinta (1986),
Pengantin Baru (1986),
Satu Mawar Tiga Duri (1986),
Cemburu Nih Yee… (1986),
AIDS Phobia (1986),
Dendam Membara (1987),
Pernikahan Berdarah (1987),
Pernikahan Dini (1987),
Luka Di Atas Luka (1987),
Cintaku di Rumah Susun (1987),
Tatkala Mimpi Berakhir (1987),
Arwah Anak Ajaib (1988),
Bunga Desa (1988),
Satu Cinta Sejuta Rasa (1988),
Final Score (1988),
Tertangkap Basah (1988),
Sumpah Keramat (1988),
Jeram Cinta (1989),
Api Cemburu (1989),
Dorce Sok Akrab (1989),
Giliran Saya Mana (1989),
Cinta Punya Mau (1989),
Kemesraan (1989),
Rio Sang Juara (1989),
Kristal-Kristal Cinta (1989),
Sesaat Dalam Pelukan (1989),
Kanan Kiri OK (1989),
Kanan Kiri OK II (1989),
Kanan Kiri OK III (1990),
Sesaat Dalam Pelukan (1990),
Gampang-Gampang Susah (1990),
Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990),
Gonta Ganti (1990),
Rebo dan Robby (1990),
Pengantin (1990),
Ayu Genit (1990),
Wanita (1990),
Cinta Anak Muda (1990),
Pertempuran Segi Tiga (1990),
Perempuan Kedua (1990),
Mana Bisa Tahan (1990),
Lupus IV (1990),
Nada dan Dakwah (1991),
Zig Zag (1991),
Saat Kukatakan Cinta (1991),
Sekretaris (1991),
Pengantin Remaja (1991),
Ketika Senyummu Hadir (1991),
Demi Cinta Belahlah Dadaku
(1991),
Nuansa Gadis Suci (1992),
Angel Of Fury (1993),
Setetes Noda Manis (1994)

Sinetron :
Lika-Liku Laki-Laki (1994),
Saling Silang (1994-1995),
Maunya Macam-Macam (1996),
Bukan Akhir Segalanya (1997)

Aktor Film
Zainal Abidin

Lahir di Jakarta, 31 Agustus 1928. Berlatar pendidikan SMA. Sebelum terjun ke dunia film, ia pernah menjadi karyawan di perusahaan kapal di Tanjung Priok (1950-1952). Ketika pertama kali bermain film, ia menggunakan embel-embel “Jr” di belakang namanya. Nama inilah yang di pakainya dalam film Bunga Bangsa (1952) sampai film Impian Bukit Harapan (1964). Setelah itu menghilang dan muncul kembali dalam film Rina (1971), dengan tanpa menggunakan “Jr” dibelakang namanya. Film pertama yang ia perankan sebagai pemeran uatama adalah adalah film Habis Manis Sepah Dibuang bersama aktris Mardiana, diproduksi tahun 1955 dan disutradarai oleh Rd. Ariffien.

Selain itu film-film yang pernah ia perankan sebagai pemeran utama antara lain A Sing Sing So (1963), disutradarai oleh Rulizar dan didampingi oleh aktris Ellya Rosa. Tahun 1961, ia bermain film dengan aktris kawakan Indonesia Nani Widjaja dan Sofia W.D dalam film Dilereng Gunung Kawi yang disutradarai oleh Tan Sing Hwat. Tahun 1980, ia pernah memegang rekor bermain film paling banyak dalam setahun dengan jumlah 16 film. Meraih piala Citra untuk pemeran pembantu terbaik pada FFI 1981 dalam film Usia 18 (1980), dan aktor utama terbaik dalam Puteri Seorang Jendral (1981) pada FFI 1982.  Selain itu, Ia pernah meraih lima nominasi piala Citra dalam film Si Pincang (FFI 1980), Mawar Jingga (FFI 1982), Perkawinan ‘83 (FFI 1983), Sunan Kalijaga (FFI 1984) dan Kembang Kertas (FFI 1985). Mulai tahun 1994, ia bermain sinetron dan merangkap menjadi sutradara dalam Maunya Macam-macam (1996).

(Dari berbagai sumber)

 

Terima kasih telah mengunjungi m2indonesia.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.